Penjelajahan Phuket (Part 2 – City Tour)

Rabu, 22 Februari 2012, adalah hari yang sudah kunantikan sejak 9 bulan yang lalu. Yap, sejak tiket ke Phuket dibeli bulan Mei 2011 yang lalu, tgl 22 bulan dua tahun dua ribu dua belas itupun akhirnya datang juga.

Seperti yang sudah diceritakan, rombonganku kali ini berjumlah 6 orang, Aku, Dewi (istriku), Aris, Hikma, Gina (istri Hikma) dan si kecil Rasdan (Jagoan kecil Hikma dan Gina). Perjalanan kali ini kami sebut family time, karena itu meski masih ala backpacker, tapi kenyamanan sebisa mungkin tidak dilupakan. Total biaya yang kami keluarkan per orang mungkin agak berbeda, khusus untuk Aku dan Dewi, biaya total kami berdua sekitar Rp. 5.360.000 untuk tiket pesawat, airport tax, hotel, makan, dan paket tour, tapi tidak termasuk souvenir.

Perjalanan dimulai dengan penerbangan dari Surabaya menuju Kuala Lumpur menggunakan Air Asia QZ7615 pukul 18.25. Sebelum berangkat, kami melakukan web check in untuk semua penerbangan yang akan kami tempuh dalam traveling kali ini. Dengan ini, kami tidak perlu direpotkan untuk urusan check in lagi ketika di bandara. Tapi karena airport tax Juanda masih dibayar di counter check in, kami tetap harus menuju counter check in. 150ribu rupiah per orang Airport tax internasional Bandara Juanda, Surabaya.

Penerbangan SUB KUL ditempuh selama 2 jam 50 menit. Meski lama, penerbangan kali ini terasa menyenangkan. Selain karena banyak teman, ulah si kecil Rasdan yang sangat menggemaskan membuat lamanya penerbangan menjadi tidak terasa.

Sampai di bandara LCCT Kuala Lumpur pukul 11 malam waktu Malaysia (GMT +8), kami langsung bergegas berjalan kaki menuju Tune Hotels LCCT. Ini karena penerbangan dari Kuala Lumpur ke Phuket baru akan kami tempuh esok pagi. Nah ini yang ku maksudkan kenyamanan tidak dilupakan. Andai jika perjalanan ini hanya aku bersama Aris dan Hikma, mungkin kami tidak akan menginap di tune hotels, melainkan tidur di bandara LCCT. (Perlu diketahui, setiap malam, banyak sekali para backpackers yang tidur di bandara).

Meski menginap di tune hotels, kami pun tetap berusaha untuk berhemat. Caranya dengan hanya menyewa 2 kamar hotel saja. Jadi satu kamar untuk the boys dan satu kamar untuk the girls plus Rasdan.

Tune hotels LCCT ini bisa dibilang hotel termahal di antara jaringan tune hotels. Hampir tidak ada harga promo ini tune hotels LCCT. Kamar untuk para nyonya plus rasdan (room + AC) berharga RM 116.86 atau sekitar Rp. 344737, sedangkan untuk the boys (room only) berharga RM 103.24 atau Rp. 304558. Untuk biaya per orang, kami menghitungnya dengan cara menjumlahkan harga kedua room tersebut dan kemudian di bagi 5.

Pukul 4.30 pagi, Aku, Dewi dan Aris sudah keluar dari hotel dan langsung menuju bandara. Sedangkan Hikma dan keluarganya masih bisa melanjutkan istirahatnya, karena mereka baru akan berangkat menuju Phuket jam 11 siang nanti. Hikma memilih menunda keberangkatannya ke Phuket karena dia tahu, akan sangat sulit untuk membangunkan Rasdan terlalu pagi.

Meski masih pagi, suasana bandara sudah sangat ramai. Di beberapa sudut bandara, tampak beberapa orang yang masih tertidur berselimut. Dan itu bukan satu dua orang, tapi ratusan. Jadi bagi yang ingin menghemat biaya dengan tidur di bandara, jangan khawatir. Banyak temannya, he he he.

Air Asia AK822 yang membawa kami bertiga menuju Phuket berangkat tepat waktu jam 06.55. Pesawat mendarat di Phuket sekitar pukul 7.15 pagi waktu Phuket (GMT +7). Sesampainya di bandara Phuket, kami langsung mendatangi mas-mas yang tengah memberikan gratis kartu perdana true move, salah satu operator seluler di Thailand. Kartu ini sudah berisi pulsa 7 baht. Isi pulsanya bisa dibeli di 7 Eleven. Kartu ini juga bisa digunakan untuk berlangganan paket Blackberry.

Keluar dari bandara, aku melihat seseorang membawa kertas bertuliskan namaku. Yap, itu adalah Mr Billy, penjemput kami dari Big Boss Tours and Travel. Aku sudah memesan fasilitas penjemputan ini sebelumnya.

Oh iya aku akan bercerita sedikit tentang Big Boss Tours and Travel ini. Travel agent ini dikelola oleh sepasang suami istri, Mr Billy dan Miss Ladda. Aku mengetahuinya dari full report atau FR kaskusers. Sudah cukup banyak kaskuser yang menggunakan jasa mereka dan sejauh ini semuanya puas dengan pelayanan mereka. Mereka dapat dikontak di email billyladda@windowslive.com atau pin bb 27085b46.

Aku mengontak mereka by email sebulan sebelum keberangkatan. Aku bilang bahwa aku tahu mereka dari salah seorang turis Indonesia yang menulis di kaskus dan dia langsung memberiku harga nett tanpa perlu tawar menawar.

Untuk tour phi-phi island dengan speed boat, 1100 baht per orang dan 700 baht untuk anak-anak. Tour James Bond Island dengan big boat, 1000 baht per orang dan 700 baht untuk anak-anak. Sedangkan untuk penjemputan dari bandara plus city tour 2500 baht per mobil plus driver plus bbm. Dan terakhir untuk pengantaran ke bandara, 900 baht per mobil.

Sebagai manusia yang tidak pandai menawar, rekomendasi dari rekan-rekan kaskusers sangat membantu. Sebagai informasi saja, untuk tour phi-phi island, harga yang tertera di brosur adalah 2800 baht per orang, sedangkan untuk james bond island adalah 2700 baht per orang.

Oh iya, Mr Billy dan Ms Ladda ini adalah seorang muslim. Alhamdulillah, itu sangat berarti bagi kami, karena itu berarti insya Allah kami tidak akan kesulitan dalam hal makanan halal.

Nama Billy dan Ladda sebenarnya bukan nama asli mereka (aku lupa nama aslinya), hanya sekedar nama keren agar para turis mudah mengingatnya. Mereka berasal dari Hat Yai, sebuah kota di Thailand Selatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Kembali ke perjalanan kami. Dari bandara, Mr. Billy langsung membawa kami ke dua toko souvenir. Yang pertama adalah toko baju. Aku lupa nama tokonya, yang pasti yang jual bisa berbahasa Indonesia. Mata uang rupiah pun bisa diterima di sini dengan kurs yang masuk akal.

Setelah itu kami dibawa ke Pornthep souvenir shop. Toko ini konsepnya mirip dengan Khrisna yang ada di Bali. Saat kami masuk, petugas menempeli baju kami dengan stiker. Dagangan di toko ini sangat lengkap, mulai dari makanan, baju hingga aneka macam kerajinan. Harganya sudah nett sesuai dengan di label.

Saya dan Istri di depan Toko Souvenir Phuket
Saya dan Istri di depan Toko Souvenir Phuket

Setelah puas berbelanja, Mr Billy membawa kami menuju sebuah restoran di tepi pantai untuk makan siang. Kami memesan ikan bakar, nasi putih dan kentang goreng. Dari awal, kami sudah mengira bahwa harga makanan disini mahal, dan ternyata.. eng ing eng.. memang benar. Kami harus membayar total 700 baht untuk makanan kami yang terdiri, satu ikan bakar, tiga piring nasi puith, dua porsi kentang dan tiga gelas es teh.

Perut kenyang, city tour yang sebenarnya pun dimulai. Pertama kami mengunjungi Wat Chalong. Ini adalah komplek Candi terbesar di Phuket. Candinya cantik dan berwarna-warni. Salah satu yang bikin senang adalah tidak ada tiket masuk alias gratis. Padahal bangunan candinya gak kalah cantiknya sama yang ada di komplek Grand Palace, Bangkok.

Wat Chalong, Phuket
Wat Chalong, Phuket
Wat Chalong, Phuket
Wat Chalong, Phuket

Di salah satu candi, kita bisa memasuki area dalamnya. Ya isinya patung-patung budha, mulai dari yang berdiri, duduk sampai yang bersantai. Di lantai teratas, kita bisa menyaksikan seluruh komplek Wat Chalong dengan latar belakang perbukitan yang mengelilinginya. Pemandangan yang sangat indah.

Wat Chalong, Phuket
Wat Chalong, Phuket

Dari Wat Chalong, kami dibawa Mr Billy ke Promthep Cape View Point. Ini adalah ujung paling selatan dari pulau Phuket. Pemandangan.. Subhanallah kereeennn bangett. Dan pemandangan yang indah ini dipadukan dengan kemampuan Thailand dalam mengemasnya, sehingga kita tidak kesulitan menikmati keindahan ini.

Sebenarnya saat terbaik datang ke Promthep Cape adalah saat matahari terbenam. Tapi bagiku, dengan cuaca cerah yang sangat terik ini, pemandangan tidak kalah indahnya. Langit yang membiru dan laut yang menghijau membuatku seolah tidak ingin berhenti dari memencet shutter kamera.

Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket

Dari Promthep Cape, kami menyusuri jalan selatan Phuket dan kemudian sampailah pada tempat yang diberi nama Wind Mill View Point. Diberi nama Wind mill karena memang disini berdiri tegak satu buah kincir angin yang sekaligus berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Aku tidak tahu pasti, berapa KW yang bisa dibangkitkan oleh kincir angin ini.

Kincir Angin di Promthep Cape, Phuket
Kincir Angin di Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket

Landscape yang tersaji di sini tak kalah indahnya dengan di promthep cape. Aku tidak bisa berkata banyak. Benar-benar speechless memandangi ciptaan Allah ini. Luar biasa indah.

Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket
Pemandangan dari Promthep Cape, Phuket

Ada yang unik di sini. Ada seorang pengamen memainkan gitarnya sambil bernyanyi burung kakak tua. Mungkin karena dia mendengar kami bercakap dalam bahasa Indonesia, jadilah dia menyanyikan lagu itu. Sayangnya aku lupa memberinya tips, hiks.

Setelah puas berfoto dan menikmati kelapa muda seharga 70 Baht, kami melanjutkan perjalanan menuju Karon View Point. Ck ck ck, aku bener-bener kagum sama cara Thailand mengelola pariwisatanya. Semua tempat-tempat strategis yang bisa digunakan untuk melihat pemandangan, di bangun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah tempat wisata.

Dari Karon View Point ini, kita bisa melihat tiga pantai paling tersohor di Phuket, mulai dari Kata, Karon dan Patong.

Pemandangan dari Karon View Point, Phuket
Pemandangan dari Karon View Point, Phuket

Setelah dari Karon View Point, city tour sebenarnya berlanjut ke Kata beach, lalu kemudian Karon beach dan terakhir ke Patong beach sebelum diantar ke hotel. Tapi cuaca yang terik serta kondisi kami yang sebenarnya masih lelah karena istirahat semalam yang kurang optimal membuat kami merasa sangat lelah. Kami pun menolak mampir ke pantai-pantai tersebut dan langsung minta diantar menuju hotel untuk segera beristirahat. Sayang sekali sebenarnya, karena pada akhirnya sampai kunjungan kami ke Phuket berakhir 3 hari kemudian, kami tidak sekalipun sempat mampir ke pantai-pantai ini.

Sesampainya di hotel, ternyata Hikma dan keluarga sudah sampai duluan. Mereka sudah check in dan beristirahat. Suasana Patong Bay Inn benar-benar di luar ekspektasi. Dengan rate 700 baht per malam, hotel ini serasa sangat murah dibanding ratenya. Kamar yang luas dan bersih, AC yang sejuk, tv lengkap dengan channel internasional serta tempat tidur ukuran King Size membuatku benar-benar merasa sangat nyaman. Jadi nyesel, kenapa di hari terakhir sebelum pulang, aku memilih untuk menginap di tune hotels LCCT dan bukan di Phuket. Waktu itu aku mengira rate hotel di Phuket lebih mahal daripada tune hotel LCCT.

Sesaat setelah check in, Miss Ladda datang ke hotel menemui kami. Ternyata dia adalah wanita yang ceria. Ngobrol dengannya ternyata sangat menyenangkan. Bahasa Inggrisnya cukup bagus, meski terkadang agak sedikit miss karena logat Thailandnya yang sangat kental. Seneng juga bisa latihan conversation dengan sesama orang yang bahasa ibunya bukan bahasa inggris. Jadi kalau sampai salah, ga malu-malu banget, he he he.

Kami saling bertukar cerita. Dia bercerita tentang keluarganya, berbagai macam paket wisata di Phuket dan kemudian dilanjutkan bertanya bagaimana perjalanan kami hingga akhrnya sampai phuket. Dan obrolan pun diakhiri dengan pelunasan biaya paket tour yang sudah disepakati sebelumnya.

Malamnya, kami jalan-jalan ke Jungceylon Plaza dan Banzaan Market. Disini kami menemukan nasi ayam halal seharga 40 baht. Tanpa pikir panjang karena perut lapar, aku langsung membeli nasi ayam yang dibungkus steroform itu. Ayam goreng Thailand rasanya sangat gurih dan lezat.

Istriku sendiri memilih untuk makan malam dengan banana pancake rasa cokelat. Rasanya mantap jaya. Habis satu porsi, istriku langsung memutuskan untuk membeli lagi. Ha ha ha.. ada yang ketagihan banana pancake.

Selesai makam malam aku, Aris dan Hikma mengadakan meeting koordinasi sebentar di lobby hotel, sekedar persiapan untuk acara esok hari. Setelah itu kami beristirahat, mempersiapkan diri untuk full day tour James Bond Island esok hari

– – – – – – – – – – – –

Total Biaya Hari ke- 1 dan 2 (Biaya berdua)

Airport Tax Internasional Juanda untuk 2 orang RP. 300000
Makan malam di Air Asia SUB – KUL Rp. 85000
Penjemputan Bandara Phuket dan City Tour (THB 1666.666667) = Rp. 500000
Kartu Perdana True Move Gratis dan Pulsa 100 Baht (THB 100) = Rp. 30000
Beli Minum di 7 Eleven (THB 50) = Rp. 15000
Makan Siang di Resto Pinggir Pantai (Mahal, hiks) (THB 500) = Rp. 150000
Beli Es Krim dan Minum di komplek Wat Chalong THB 75 = Rp. 22500
Makan Malam (THB 120) = Rp. 36000

Total Hari 1 dan 2 = Rp. 1.138.500 .

13 thoughts on “Penjelajahan Phuket (Part 2 – City Tour)

  • 20/03/2012 at 08:40
    Permalink

    wah cantik ya pemandangannya….jadi niat nih

    “Aku aja pengen balik lagi, he he he”

    Reply
  • 26/03/2012 at 18:41
    Permalink

    Wah sayang banget waktu itu tidak sempat mampir ke Phtomtep Cape. Benar-benar tidak sempat karena waktunya mepet…

    “Next time, kalau ke phuket lagi, disempetin mbak :)”

    Reply
  • 28/03/2012 at 15:54
    Permalink

    haii salam kenal,,,
    Aku rencana ke phuket bln Juli sudah email miss ladda kok tdk di bls2 ya,, biasanya blsnya lama gak? makasih ya…

    “Mungkin karena keberangkatannya masih lama mbak… Jadi dia biasanya ngereply yang berangkat dalam waktu dekat. Aku dulu sih dibalas dalam waktu seharian mbak. Jadi sekarang kirim, besok baru dibalas. Kalau mau cepet, coba kontak pin bb-nya”

    Reply
  • 31/03/2012 at 10:31
    Permalink

    mas sm ms ladda itu keliling phiphi island 1000 bath, snokling berikut jalan2 k monkey beach, maya bay, bamboo island jg kah?
    atw cm phiphi tour ajah?

    “Itu paket tour lumayan lengkap. Ke Maya Bay, Phi phi Island, Viking Cave, Monkey Beach dan terakhir Kha Nai Island. Tapi gak mampir Bamboo Island “

    Reply
  • 05/04/2012 at 06:56
    Permalink

    Risa juga bru pulang dari Bangkok, Surya…katanya kue dan buah-buahan disana enak-enak banget. Buat buktinya dia juga ngebawain saya potongan mangga segar yang dimakan sama ketan dan coconut milk itu…apa ya namanya, lupaaaa…tapi yang jelas, rasa mangga thailand itu memang uenaak tenan!
    Tau nggak Risa beli makanan itu dimana?
    Di duty free lo…hehehe, sampe segitunya ya buat nunjukin makanan enak itu tadi, dan bener banget, saya belum pernah nyobain makanan itu di Indonesia…

    “He he he.. memang enak mbak.. Karena saya kemarin transit ke Malaysia dulu, jadi ga bisa bawa buah2annya, karena imigrasi malaysia ketat banget sama buah2an, terutama yang dari Thailand”

    Reply
  • 06/04/2012 at 02:41
    Permalink

    mas, paket tour yg diambil namanya apa? trims

    Aku ambil dua tour, one day tour phi-phi island by speed boat dan one day tour James Bond Island by Big Boat

    Reply
  • 23/04/2012 at 15:41
    Permalink

    mas,,nanya lg, ehehheee
    ambil tour phiphi sm james bond ny dlm hari yg sama??
    bs kaahh?gak capeee,, ^^

    Reply
    • 24/04/2012 at 10:02
      Permalink

      Ya gak mungkin lah.. 🙂
      Phi-phi one day full, dan james bond one day tour…
      🙂

      Reply
  • 06/05/2012 at 09:55
    Permalink

    Mas mau nanya paket tournya ladda itu udah gak ada tambahan2 biaya lagikan? Kayak fin, masker buatsnorklingnya gitu gimana? Aku rencana mau ikut tour dia, better phi-phi or jamesbond island ya mas? Thank you

    “Kalau masker snorkeling sudah jatah dari travelnya, tapi kalau fin perlu sewa lagi. Kalau ga salah 100 baht sepasang.
    Lalu kalau ditanya better mana phi-phi or james bond, wah bingung juga. Tapi mungkin kalau yang pertama ke phuket, mending phi-phi, karena sepertinya belum lengkap kalau ke phuket belum mampir ke Maya Bay.. :)”

    Reply
  • 03/07/2012 at 23:34
    Permalink

    informasinya :

    sie..sie..
    thank you..
    matur nuwun..
    trimo kase (palembang)…

    Reply
  • 04/07/2012 at 08:42
    Permalink

    Mas, mau nanya sedikit info nih. Mrs ladda nya itu ntr dia kenakan biaya guide perhari gak? Lant sy baca kayaknya dia yg mengatur kegiatan selama mas disana. Tolong infonya y mas, berhub lebaran ini sy dan keluarga akan berkunjung ke sana, jd msh sangsi perlu pesan guide dl ato go show aja disana. ( kami ber 10 dgn jumlah anak2 ada 3 org )

    “Ms Ladda itu cuma mengatur jadwal dan kapal buat kita. Sedangkan nanti setelah di kapal, ada guide lagi, dan itu sudah termasuk biaya yang kita bayar kok mbak. Cuman mungkin di akhir acara, mereka naruh mangkuk buat tips. Nah itu sukarela sifatnya mbak.”

    Reply
  • 28/11/2012 at 13:47
    Permalink

    Mas, fotonya bagus, pake camera digital atau DSLR ?

    Reply
  • 03/01/2013 at 16:58
    Permalink

    mas, mau nanya dong..
    saya baru berencana aja nih mau ke phuket lagi nyari2 referensi, nanya2 boleh yaa..hehe
    untuk tour phiphi dan james bond itu selama sehari kita gak ngeluarin biaya2 lagi? makan,alat snorkeling dll??
    lalu untuk pergi ke tmp phi2 dan james bond island itu kita di antar jemput sm Ms Ladda?
    jd kalo diitung per orang biaya untuk tour phiphi, james bond island, city tour dan antar jemput bandara itu 1100+1000+2500+(900/6) ya?? kita ngasih tips lg gak ke Ms Ladda sblm pulang?
    maaf ya kalo banyak pertanyaannya.hehe
    terimakasih mas.

    “Untuk tour, yg perlu sewa tanbahan adalah fin untuk snorkeling, lainnya sudah di handle tour termasuk antar jemput dari dan ke penginapan. Itung2an biaya ya seperti itu per orang. Kalau aku kemarin ngasih tips, tapi rame2. Jadi berenam ngasih 100 baht.
    Have fun traveling ya mas”

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*