Cantiknya Warna-Warni Burung di Bali Bird Park

Seekor burung Kasuari yang tengah berjalan melenggang bak peragawati menyambut kedatangan saya dan istri begitu tiba di Bali Bird Park. Tiket masuk seharga 125 ribu per orang untuk pemegang KTP Indonesia alias Warga Negara Indonesia belum juga saya beli, tetapi sambutan meriah sudah diberikan oleh taman yang resmi dibuka sejak tahun 1995 ini.

Pintu Masuk Bali Bird Park
Pintu Masuk Bali Bird Park

Setelah membeli tiket dan melewati pintu masuk, satu ekor lagi burung menyapa kami. Kali ini merak yang memberikan ucapan selamat datang pada kami berdua dengan anggun sambil memamerkan ekornya yang tengah tersibak. Pemandangan yang membuat saya sangat terpesona dan ingin segera menjelajah seluruh isi taman yang berlokasi di daerah Gianyar, Bali ini.

Burung Kasuari yang menyambut kedatangan pengunjung Bali Bird Park
Burung Kasuari yang menyambut kedatangan pengunjung Bali Bird Park

Bali Bird Park dibangun diatas lahan seluas 2 hektar dengan memiliki koleksi sebanyak 1000 burung dari 250 spesies. Koleksi burung di Bali Bird Park ini berasal dari seantero penjuru Indonesia dan juga dunia. Beberapa diantaranya tergolong satwa langka Indonesia seperti Jalak Bali dan Cendrawasih. Kehadiran Bali Bird Park ini menambah keragaman wisata Bali yang selama ini identik dengan pantai.

Read more

Bermain-main dengan Steller, Jejaring Sosial Baru Untuk Story Teller

Dunia tengah dihebohkan oleh kehadiran jejaring sosial yang relatif baru, yang menawarkan sebuah ide yang cukup segar. Steller namanya. Nama yang sangat singkat dan sederhana. Tetapi dengan nama yang singkat itu, mampu menggambarkan secara langsung, seperti apa konsep yang ditawarkan oleh sang jejaring sosial yang lahir di tahun 2014 ini, yaitu Story Teller.

Akun Steller SuryaHardhiyana
Akun Steller SuryaHardhiyana

Saya sangat takjub pada penemu jejaring sosial baru yang mengusung tagline “Everyone has a story to tell”. Di tengah sudah relatif jenuh dan keringnya ide maupun konsep baru di dunia sosial media, ternyata masih saja ada orang yang bisa menemukan sebuah ide dan konsep yang baru dan belum ada sebelumnya. Selama ini beberapa sosial media yang relatif baru, mengusung konsep yang tidak jauh berbeda dari pendahulunya, seperti Path yang bisa dibilang mirip Facebook, hanya saja lebih private karena jumlah pertemanan yang terbatas. Ataupun Instagram sendiri yang sebenarnya secara konsep memberikan layanan yang hampir sama dengan situs pengelola foto-foto dari user seperti Flickr ataupun Picassa. Hanya saja instagram tidak berhenti sampai di pengelolaan foto, tetapi mereka lebih memposisikan diri sebagai sosial media. Mereka bergerak lebih luas hingga menjangkau para selebriti dunia maupun komunitas-komunitas foto yang pada akhirnya membuat jumlah user instagram berkembang sangat pesat.

Read more

Tiga Tempat Terbaik untuk Berburu Night Shoot di Singapura

Singapura adalah salah satu kota di dunia yang terkenal sangat subur bagi tumbuhan beton pencakar langit. Gedung-gedung bertingkat tinggi yang ada di negeri singa ini tidak hanya megah, tetapi juga memiliki cita rasa arsitektur yang sangat tinggi.

Merlion dan Marina Bay Sands
Merlion dan Marina Bay Sands

Saat malam tiba, Singapura terlihat bermandikan cahaya dengan gemerlapan lampu yang bersumber dari gedung-gedung bertingkat ini. Cahaya yang beraneka warna yang tak jarang diselingi lampu sorot yang bergerak-gerak membuat Singapura tampak berkilau. Suasana menjadi lebih indah ketika ada sungai ataupun danau buatan yang berada di sekeliling gedung yang menjulang itu karena gemerlapan lampu gedung itu akan membuat refleksi cahaya yang sangat cantik pada permukaan air.

Bagi saya, mengunjungi Singapura bukan sekedar melakukan perjalanan wisata, tetapi lebih pada memuaskan hasrat untuk memotret night shoot. Bagi penggemar fotografi landscape malam atau arsitektur, Singapura adalah salah satu tempat di dunia yang sangat sempurna untuk memenuhi panggilan hati. Apalagi ketika ada event besar yang tengah berlangsung di sana seperti acara pergantian tahun, balap mobil Formula 1 ataupun pada hari kemerdakaan, dijamin, suasana malam di Singapura akan semakin gemerlap.

Berikut adalah tiga tempat terbaik untuk berburu fotografi malam versi saya sendiri. Tentu saja tiga tempat ini adalah tempat yang sudah pernah saya kunjungi di Singapura.

Read more

Membuat Itinerary Yuk (Bagian 2: Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyusunan Itinerary)

Postingan kali ini masih berbicara tentang itinerary atau rencana perjalanan. Jika dalam postingan sebelumnya, artikel lebih banyak bercerita tentang metode riset dan juga penyusunan itinerary, maka di postingan kali ini yang akan dibahas adalah terkait hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan rencana perjalanan. Hal-hal berikut ini perlu diperhatikan karena menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan perjalanan. Tentu saja perjalanan yang dimaksud disini adalah perjalanan secara mandiri atau ala backpacker.

Map And Camera
Map And Camera

Perjalanan wisata yang harusnya menjadi kegiatan untuk bersenang-senang ataupun refreshing akan bisa menjadi percekcokan bahkan petaka jika hal-hal berikut tidak diperhatikan dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyusun itinerary.

Read more

Membuat Itinerary Yuk (Bagian 1: Riset dan Penyusunan)

Orang bijak berkata, perencanaan yang baik adalah setengah keberhasilan. Berangkat dari kalimat ini, dapat disimpulkan bahwa sebelum melakukan sebuah perjalanan, wajib hukumnya untuk membuat itinerary atau rencana perjalanan, entah itu perjalanan yang menggunakan paket tur maupun perjalanan mandiri alias backpacker.

Make an Intinerary
Make an Intinerary

Jika mengikuti paket tur dari sebuah travel agent, itinerary biasanya sudah dibuatkan oleh sang travel agen. Kita tinggal bayar, duduk manis, dan pihak travel akan mengantarkan kita berkeliling-keliling. Semua fasilitas tersedia lengkap, mulai dari tiket pergi pulang, antar jemput dari bandara/stasiun, kendaraan untuk berkeliling, pemandu wisata, makan hingga penginapan. Travel agent biasanya juga menyediakan paket tur dengan itinerary yang bisa dimodifikasi, menyesuaikan keinginan pelanggannya. Hanya saja ada biaya-biaya tambahan tentunya.

Lain halnya jika perjalanan dilakukan dengan ala backpacker, dimana seorang traveler dituntut untuk mandiri di segala hal, mulai dari pembelian tiket, transportasi dari dan ke bandara/stasiun, destinasi wisata yang dituju beserta informasi transportasi yang diperlukan untuk mencapainya, tempat makan hingga urusan penginapan.

Read more