Gurihnya Konro Karebosi Khas Makassar

Ke kota Makassar, kurang lengkap rasanya kalau belum menikmati konro, sebuah olahan makanan khas dari negeri angin mamiri ini, dengan bahan utamanya adalah iga sapi. Di Makassar sangat banyak penjual konro bertebaran di penjuru kota. Beberapa yang terkenal diantaranya adalah Rumah Makan Konro Karebosi, yang berlokasi di Jalan Lompobanang 41-43 Makassar.

Penampakan Sop Konro di Konro Karebosi, Makassar
Penampakan Sop Konro di Konro Karebosi, Makassar

Rumah makan Konro Karebosi sudah berdiri cukup lama, tepatnya sejak tahun 1968. Ada dua pilihan menu utama di sini, yaitu sop konro dan konro bakar. Saya sendiri memilih sop konro, karena saat itu ingin makan yang berkuah dan hangat.

Read more

Mencicipi Palubassa Serigala Yang Kayarasa

Salah satu makanan khas Makassar yang membuat saya penasaran adalah Palubassa. Sudah beberapa kali saya berkunjung ke Makasaar, tapi belum pernah singgah disana. Pada akhirnya di awal tahun 2018 ini, saya mewujudkan mimpi lidah saya untuk mengecap gurihnya Palubassa. Dan spesialnya, saya mencicipinya di restoran paling tersohor disini, Palubassa Serigala.

Semangkuk Palubassa Serigala
Semangkuk Palubassa Serigala

Palubassa ada sejenis makanan dengan bahan dasar daging sapi. Dinamakan Palubassa Serigala bukan karena dia dibuat dari daging serigala, tetapi lokasinya yang berada di Jalan Serigala. Daging sapi ini dipotong kecil-kecil dan kemudian di rebus dengan kuah yang beraneka bumbu. Salah satu keunikan Palubassa adalah pada kuahnya terdapat parutan kelapa. Kalau orang Jawa biasanya menyebutnya serundeng.

Read more

Menyusuri Sejarah di kota Angin Mamiri

Riuh, satu kata yang tidak pernah lepas dari Pantai Losari, Makassar. Apalagi di sore hari, ketika matahari akan terbenam. Meski bukan akhir pekan, pantai ini selalu ramai oleh penduduk setempat maupun para wisatatawan. Mereka yang berusia setengah baya sibuk mengobrol, para orang tua muda tampak bermain-main bersama buah hati mereka. Sesekali sang ayah atau ibunda mengeluarkan ponselnya untuk mengabadikan momen lucu yang tercipta.

Pantai Losari, Makassar
Pantai Losari, Makassar

Sedangkan anak-anak muda sibuk dengan gadget masing-masing. Tak lupa si tongsis alias tongkat narsis pun turut serta. Sesekali mereka mengayunkan tongkat itu dan menghadapkan wajah pada kamera yang terpasang. Sebelum shutter dinyalakan, mereka mengajak seluruh kawannya untuk berkumpul dan memasang pose terbaik. Di belakang mereka, berdiri dua belas buah huruf bercat putih, bertuliskan “Pantai Losari” ditambah dengan guratan merah, kuning dan jingga yang menghias ufuk barat. Sebuah foto dengan latar belakang yang sempurna.

Saya hanya tersenyum melihatnya, teringat beberapa tahun silam, ketika ke sini untuk pertama kalinya. Saat itu, perlu perjuangan ekstra keras untuk mendapatkan latar belakang tulisan Pantai Losari. Hal itu tidak terjadi lagi sekarang, karena sudah berdiri tulisan-tulisan lain seperti City Of Makassar, Bugis ataupun Toraja. Konsentrasi para pengunjung pun tidak terpaku pada satu titik saja.

Read more

Pengalaman pertama menjadi seorang Kontributor

Pengalaman pertama menjadi seorang Kontributor

Di akhir bulan Juni 2015 lalu, sebuah pesan singkat dari seorang rekan yang baru saja kukenal beberapa bulan yang lalu masuk ke ponselku. Tidak banyak kata yang tertera di layar ponselku, tetapi sanggup membawa sebuah hawa kebahagiaan masuk ke relung hati.

Garuda Colors Middle East Juni Juli 2015
Garuda Colors Middle East Juni Juli 2015

“Mas Surya, artikelnya di muat di Majalah Colours Middle East Juni-Juli 2015. Nanti aku dibantu fotocopy ktp dan alamatnya ya”

Akhirnya, setelah hampir enam tahun “berkarir” sebagai blogger, ada juga tulisanku yang nongol di Majalah. Sebuah artikel berjudul “Menjelajah Kekayaan Bahari Makassar” resmi menjadi artikel pertamaku yang berhasil menembus ketatnya persaingan di dunia penerbitan.

Dan kebahagiaan itu semakin luar biasa karena artikel tersebut termuat di Majalah Colours, in-flight magazine milik maskapai kebanggaan negeri, Garuda Indonesia. Untuk diketahui, Garuda Indonesia memiliki dua versi Colours in-flight magazine, yaitu yang versi reguler yang bisa ditemui di penerbangan domestik dan internasional non middle east dengan periode terbit bulanan dan juga versi middle-east yang bisa ditemui di penerbangan internasional jurusan ke timur tengah dengan periode terbit dua bulanan. Tulisanku sendiri termuat di edisi middle-east. Meski dimuatnya bukan di majalah Colours yang versi reguler, tapi itu sudah cukup membuat rasa percaya diriku terangkat. Alhamdulillah.

Read more

Indahnya Masjid Raya Makassar

Saat kunjungan keduaku ke Sulawesi Selatan, awal Juni 2012 yang lalu, aku dibuat takjub pada sebuah masjid yang terletak di salah satu sudut kota Makassar, tepatnya di Jalan Bulusaraung, Makassar. Sebuah masjid yang sangat megah dengan arsitektur perpaduan gaya eropa dan timur tengah. Warnanya yang putih bak pualam membuatnya sekilas tampak mirip bangunan Taj Mahal di India yang tersohor itu. Itulah masjid raya Makassar.

Dari informasi di internet, Masjid Raya ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1949. Karena banyaknya kebocoran disana-sini, serta untuk menambah jumlah kapasitas jamaah, Masjid pun akhirnya di renovasi total pada akhir tahun 1999 dan selesai pertengahan tahun 2005. Peresmian penggunaan kembali masjid ini dilakukan oleh Bapak Jusuf Kalla yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Read more