Pantai Papuma, Mutiara Pariwisata dari Jember

Berkunjung ke kabupaten Jember, kurang langkap rasanya jika tidak singgah di Pantai Pasir Putih Malikan atau yang lebih dikenal dengan nama Pantai Papuma. Lokasinya yang cukup dekat, hanya berjarak sekitar satu jam perjalanan ke arah selatan kota Jember, dan kondisi jalanan yang sudah baik, membuat Pantai ini harus masuk dalam kategori “must see” saat berkunjung ke kota Jember.

Pantai Tanjung Papuma, Jember
Suasana di Pantai Tanjung Papuma, Jember

Bulan September 2016 yang lalu, ada sebuah undangan pernikahan dari seorang sahabat di kota Lumajang. Dengan jarak Jember – Lumajang yang hanya dipisahkan satu jam perjalanan, plus sudah sejak lama ingin mencicipi keindahan pantai Papuma, jadilah saya melanjutkan perjalanan hingga ke timur.

Read more

Ketegaran Karang Papuma

Di dunia ini sudah ratusan, ribuan atau bahkan jutaan kata mutiara terbuat. Ada yang pendek, berupa satu, dua, tiga buah kata, ada juga yang panjang hingga membentuk kalimat bahkan paragraf. Diantara semua kata mutiara itu, ada satu sosok yang selalu digunakan untuk menggambarkan sebuah arti ketegaran. Dan sepertinya hanya sosok itulah yang pantas untuk menyandang arti sebuah ketegaran. Dialah sang batu karang.

Pantai Tanjung Papuma
Pantai Tanjung Papuma

Salah satu karang yang sangat melegenda di seantero pulau Jawa atau bahkan Indonesia, sebagai perwujudan arti kata ketegaran, adalah batu karang di sekitar perairan Pantai Pasir Putih Malikan, kabupaten Jember, Jawa Timur atau yang lebih dikenal sebagai Pantai Papuma.

Read more

Cantiknya Warna-Warni Burung di Bali Bird Park

Seekor burung Kasuari yang tengah berjalan melenggang bak peragawati menyambut kedatangan saya dan istri begitu tiba di Bali Bird Park. Tiket masuk seharga 125 ribu per orang untuk pemegang KTP Indonesia alias Warga Negara Indonesia belum juga saya beli, tetapi sambutan meriah sudah diberikan oleh taman yang resmi dibuka sejak tahun 1995 ini.

Pintu Masuk Bali Bird Park
Pintu Masuk Bali Bird Park

Setelah membeli tiket dan melewati pintu masuk, satu ekor lagi burung menyapa kami. Kali ini merak yang memberikan ucapan selamat datang pada kami berdua dengan anggun sambil memamerkan ekornya yang tengah tersibak. Pemandangan yang membuat saya sangat terpesona dan ingin segera menjelajah seluruh isi taman yang berlokasi di daerah Gianyar, Bali ini.

Burung Kasuari yang menyambut kedatangan pengunjung Bali Bird Park
Burung Kasuari yang menyambut kedatangan pengunjung Bali Bird Park

Bali Bird Park dibangun diatas lahan seluas 2 hektar dengan memiliki koleksi sebanyak 1000 burung dari 250 spesies. Koleksi burung di Bali Bird Park ini berasal dari seantero penjuru Indonesia dan juga dunia. Beberapa diantaranya tergolong satwa langka Indonesia seperti Jalak Bali dan Cendrawasih. Kehadiran Bali Bird Park ini menambah keragaman wisata Bali yang selama ini identik dengan pantai.

Read more

Menikmati Suasana di Java Dancer Coffee Malang

Seloyang kudapan tersaji dihadapanku. Dari asap yang mengepul harum, saya bisa memastikan kalau makanan berbentuk lingkaran ini masih baru keluar dari oven. Banyak orang mengatakan, kudapan yang saat ini sudah membuatku kehilangan kendali akan selera ini, berasal dari salah satu negeri kiblat sepakbola dunia di Eropa, Italia. Pizza adalah Italia, dan Italia adalah Negeri Pizza.

Java Dancer Coffee
Java Dancer Coffee

Jika biasanya, saya menikmati hidangan Pizza di restoran-restoran internasional, maka kali ini berbeda. Saya akan menyantap Pizza meat lovers home made ala Java Dancer Coffee, Malang.

Read more

Menapaki Misteri Arkeologi di Situs Megalitikum Gunung Padang

Nafas saya begitu berat dan kaki ini mendadak terasa sangat berat. Peluh hampir membasahi seluruh baju yang saya kenakan. Dengan lesu saya mendongak ke atas bukit, mencoba mencari puncak yang hendak saya gapai. Tetapi puncak masih belum terlihat. Entahlah, mendadak saya seperti merasa bukit ini seperti tidak memiliki puncak.

Situs Megalitikum Gunung Padang
Pelataran 1 Situs Megalitikum Gunung Padang

Tapi kemudian, semangat itu datang lagi. Saya berjanji, saya tidak akan menyerah. Diantara nafas yang tersengal, saya terus menapaki tangga menanjak yang ada di hadapan saya. Sudah sepuluh menit, saya menapaki satu persatu anak tangga disini sejak di kaki bukit tadi. Jadi amat disayangkan jika saya harus berhenti disini.

Badan memang terasa remuk redam karena semalaman tidak bisa tidur nyenyak di mobil plus agenda penjelajahan keliling Bandung yang melelahkan, tapi saya harus lanjut. Untungnya sore itu, cuaca cukup bersahabat. Matahari sudah tidak terlalu terasa panas. Langit juga berawan sehingga hawa menjadi terasa lebih sejuk.

Lima menit kemudian, sampailah saya di puncak yang memiliki ketinggian sekitar 885 mdpl. Selamat datang di Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Read more