Trilogi Mercusuar Indonesia

Mercusuar Pulau Lengkuas, Belitung

Dua bulan yang lalu, saat kaki, tenaga dan semangatku berhasil mengantarkanku, menggapai puncak mercusuar di pulau Lengkuas, kepulauan Belitung, anganku langsung terkenang akan kisah perjalananku ketika mengunjungi Anyer, tiga tahun yang lalu dan bertandang ke pulau Madura, hampir dua tahun yang lalu. Saat itu, aku mengalami perjalanan yang sangat mirip dengan apa yang aku lakukan di pulau Lengkuas, yaitu menaklukan mercusuar.

Mercusuar Cikoneng, Anyer
Mercusuar Cikoneng, Anyer

Mercusuar di pulau Lengkuas, Anyer dan pulau Madura bisa dibilang mercusuar yang kembar identik. Desain bangunannya mirip, tingginya nyaris sama, bahan pembuatnya sama dan dicat dengan warna yang sama. Ini terjadi karena ketiganya memang dibangun di masa yang sama, yakni masa pendudukan kolonial Belanda di Indonesia. Tahun berdirinya pun berdekatan.

Read more

Tips Komposisi Dalam Traveling dan Narsis

Dalam dunia fotografi, salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk mempercantik hasil foto adalah komposisi. Apa itu komposisi? Deniek G Sukarya, dalam bukunya yang berjudul Kiat Sukses Deniek G Sukarya menyatakan bahwa komposisi adalah seni untuk menciptakan harmoni pembagian bidang dengan memanfaatkan berbagai elemen visual yang tersedia seperti alur garis, bentuk, cahaya dan bayangan, warna dan tekstur. Berbicara komposisi, secara teknik, banyak sekali aturan-aturan dasar dalam komposisi, hanya saja pada akhirnya, komposisi terbaik adalah yang paling pas buat naluri visual kita masing-masing.

Berbicara tentang komposisi adalah berarti berbicara tentang feel, tentang rasa, tentang seni itu sendiri. Ini adalah bagian dari fotografi yang sangat sulit dipelajari. Pemilihan sudut panjang pemotretan (angle), posisi garis cakrawala, posisi jatuhnya cahaya dan bayangan, posisi model, adalah hal yang bisa diasah bukan hanya melalui teori, tetapi juga pengalaman. Semakin tinggi jam terbang kita, insya Allah akan semakin bisa kita melihat komposisi terbaik untuk visual kita.

Belajar komposisi adalah belajar melihat, menemukan harmoni dalam melihat melalui mata hati kita [Deniek G Sukarya]

Read more

Menyusuri Pantai Barat Jawa (Lagi)

Senja di Pantai Karang Bolong, Anyer

Im back!!! Yeah, Surya is back!! Wow, lebih dari sebulan aku tidak update blog. Memang, menjadi konsisten itu sulit. Maafkan buat teman-teman blogger semua. Terima kasih buat Mbak Erry dan Mbak Mala yang sudah menyindir lewat commentnya :). Akhirnya sebuah postingan bisa termuat lagi disini dan insya Allah diteruskan dengan kegiatan blogwalking.

Benteng Banten Lama
Benteng Banten Lama

Memang, dua bulan terakhir ini kesibukan di kantor agak meningkat. Belum lagi ditambah dengan rencana pernikahan adikku tercinta yang Alhamdulillah sudah terselenggara dengan sukses tanggal 10 April 2011 yang lalu. Tapi bagaimanapun juga, harusnya ini bukan sebagai alasan untuk tidak menuliskan sebuah postingan. Mbak Erry yang harus menyapih Fathir pun hanya absen beberapa minggu dari blog. Sumpah ini, aku kalah professional dalam ngeblog disbanding Mbak Erry, he he.

Read more

Sebuah kisah dan sejarah dari Mercusuar Cikoneng

Pembaca sekalian pastinya tahu tentang JL Anyer Panarukan. Saat masih duduk di bangku sekolah, mulai SD, SMP hingga SMA, kita pastinya telah dijejali informasi tentang jalan ini. Jalan yang juga terkenal dengan nama JL Raya Pos ini merupakan Jalan Raya pertama di Pulau Jawa yang menghubungkan Anyer (Ujung barat Pulau Jawa) di Prop Banten dengan Panarukan (Ujung Timur Pulau Jawa) di Prop Jawa Timur sepanjang kurang lebih 1000 km.

MercusuarAnyer1

Tapi tahukah anda darimana Jalan Anyer-Panarukan bermula? Titik nol jalan raya tersebut ternyata berada di Kampung Bojong, Desa Cikoneng Anyer. Tepat di titik Nol tersebut, berdiri dengan tegak sebuah mercusuar setinggi 75.5 meter.

Read more

The Beautiful of Tanjung Lesung

Kisah perjalanan kali ini masih tentang daerah pesisir pantai barat pulau Jawa. Setelah merambah Labuan, Carita dan Anyer, akhirnya aku bisa sampai juga di Tanjung Lesung. Have you heard about Tanjung Lesung? Kalau belum, ini berarti di tulisan ini anda membacanya sekaligus mendengarnya untuk pertama kalinya.

Terus terang, sudah lama sekali aku ingin mengunjungi pantai ini. Tepatnya sejak 3 tahun yang lalu, saat aku menolak ajakan teman.

Kisah itu terjadi di tahun 2007, saat aku masih merantau di Jakarta. Saat itu beberapa teman kos mengajak travelling rame2. Dan saat itu Tanjung Lesung menjadi salah satu usulan dari seorang teman.

Tanjung Lesung? Apa itu?

Itulah kata-kata yang spontan keluar dari mulutku begitu mendengar usulan salah seorang kawan. Males ah. Ngapain.

Eh, itu pantai yang indah tau. Levelnya hamper sama kayak Bali. Pasirnya putih banget. Airnya tenang dan jernih. Pokoknya keren dah.

Dan saat itu aku dengan enteng menolak usulannya.

Kapan-kapan deh.

Read more