Saya jatuh cinta pada foto-foto ini, rangkaian foto sebuah pagi di bandara internasional Juanda, Surabaya. Foto ini saya ambil di bulan Mei 2015, sesaat sebelum saya terbang ke Bali. Bagi saya, foto-foto tersebut istimewa. Sudah beberapa kali saya menjejakkan kaki di pintu gerbang propinsi Jawa Timur ini, tetapi belum pernah saya mendapatkan momen pagi seperti dalam foto-foto tersebut. Pun setelahnya, saya belum pernah lagi mendapatkan momen seperti itu lagi
Bermain dengan Foto Infrared

Saya sangat suka dengan foto Infrared, sebuah teknik foto yang seolah-olah membuat warna di foto berbeda dengan warna aslinya. Misalnya, daun atau rumput yang aslinya berwarna hijau, di rubah warnanya menjadi warna putih atau warna emas. Bunga yang harusnya berwarna merah menjadi ungu. Dan begitu banyak contoh yang lain. Saya sendiri menyebut foto infrared adalah foto yang kacau, tetapi justru “kekacauan” warna itu yang membuat saya terpesona, karena didalam kekacauan itu ada sebuah kejutan yang disiapkan.


Sebenarnya foto infrared itu bukan merubah warna foto, tetapi memang itulah warna infrared dari obyek tersebut. Hanya saja, bagi kita tampak aneh, karena mata kita tidak bisa melihat spektrum cahaya infrared tersebut. Spektrum tersebut juga tidak bisa dikenali oleh kamera biasa. Hanya kamera khusus yang dapat menangkapnya dan kemudian menerjemahkannya dalam bentuk foto infrared.






