Mbolang di Karimun Jawa (Part 3 Going Home)

Dan hari itu pun tiba. Setelah berpetualangan menjelajahi bumi Karimun Jawa selama dua hari penuh, akhirnya saat kepulangan itu datang. Hujan deras turun membasahi pulau karimun semenjak subuh tadi. Angin berhembus cukup dingin.

Sejak jam 5.15 pagi, kami bertujuh sudah siap di depan homestay, menunggu jemputan yang akan membawa kami ke pelabuhan. Tiket kapal sudah dibagi tadi malam bersamaan dengan pembagian foto. Tas pun sudah di packing. Sarapan pagi pun sudah dilahap habis.

img_0734

Panitia travel berjanji akan menjemput kami jam 5.30 pagi agar kami bisa mendapatkan tempat duduk yang enak di kapal. Tapi melihat hujan yang turun dengan derasnya di pagi ini membuat kami sedikit cemas. Saat kedatangan kami di Karimun Jawa tiga hari yang lalu, penjemput kami adalah mobil bak terbuka. Nah, jika pagi ini, jemputan juga berupa mobil bak terbuka, kami pastinya akan basah kuyup.

Read more

Karimun Jawa, the paradise (Part 2 – Day of Adventure)

Pemandangan di Karimun Jawa

Hari ini (14/5/2011) dimulai sejak pukul 4.30 pagi. Aku terbangun dengan kondisi yang sangat segar dan tidak sabar untuk segera memulai semua petualangan di kepulauan yang indah ini.

Perjalanan hari ini dimulai sejak pukul 7 pagi. Dari homestay kami berjalan bersama menuju dermaga kecil, tempat berlabuhnya kapal nelayan. Jarak dari homestay kami ke dermaga cukup dekat, sehingga jalan kaki ini sekaligus pemanasan sebelum nyemplung di laut nanti.

Saya di atas kapal di Karimun Jawa
Saya di atas kapal di Karimun Jawa

Di dermaga suasana sudah sangat ramai. Begitu ramainya hingga memancing Syah Bandar untuk keluar kantornya sekedar melakukan inspeksi mendadak terhadap kapal-kapal nelayan yang disewa para wisatawan untuk hoping island. Dan ternyata banyak dari kapal-kapal tersebut yang dinyatakan overload. Kapasitas jumlah penumpang kapal nelayan yang distandardkan si Syah Bandar adalah maksimal 15 orang plus 3 orang kru kapal. Sedangkan hari itu, jumlah penumpang rata-rata per kapal adalah 20 hingga 25 orang. Syah Bandar dan stafnya juga memeriksa jumlah pelampung yang tersedia di masing-masing kapal, dan didapati kenyataan bahwa jumlah pelampung kurang dari jumlah penumpang.

Read more

Menikmati Laut Karimun Jawa (Part1 Hari Keberangkatan)

Have you heard about Karimun Jawa Island? Mungkin jika pertanyaan itu dilontarkan sekarang, banyak sekali orang yang menganggukkan kepala. Dan mungkin banyak dari mereka yang sudah pernah mengunjungi kepulauan yang terletak di utara Jawa Tengah tersebut. Tapi bagaimana jika pertanyaan tersebut dilontarkan dua atau tiga tahun yang lalu. Mungkin hanya sedikit yang tahu.

img_9987_resize

Aku sendiri mulai mengenal Karimun di sekitar pertengahan tahun 2009 dari cerita seorang teman yang habis melancong kesana. Cukup aneh memang, karena nama Karimun Jawa sendiri sebenarnya cukup akrab denganku sejak kecil. Kebetulan di komplek perumahan tempat aku tinggal semasa remaja, ada sebuah blok yang diberi nama Jalan Karimun Jawa, dan blok ini hanya selisih dua blok dengan rumahku.

Read more

Berkunjung ke PLTU Pacitan

Tugas akhirnya membawaku ke PLTU paling eksotis di Pulau Jawa, yakni PLTU Pacitan. Kesempatan itu datang pada akhir Maret 2011. Pusat Listrik Tenaga Uap ini terletak di Desa Bawur, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan. Saat berkunjung kesana dan saat blog ini ditulis, PLTU made in China ini masih dalam proses pembangunan.

img_8820_400

PLTU Pacitan ini adalah PLTU berbahan bakar batubara yang masuk dalam proyek PPDE (Proyek Percepatan Diversifikasi Energi) 10000 MW yang dulu dicetuskan di era SBY-JK. Nantinya, PLTU ini akan mempunyai kapasitas daya terpasang 2 x 315 MW dan diharapkan dapat mengurangi defisit listrik di Pulau Jawa, khususnya wilayah selatan Jawa.

Menuju PLTU Pacitan dari Surabaya bisa ditempuh dari dua arah. Yang pertama adalah jarak terpendek, yakni melewati Kabupaten Tulung Agung dan Trenggalek. Ini adalah rute yang kulalui saat kunjungan yang lalu baik saat berangkat maupun saat pulang.

Read more

Menyusuri Pantai Barat Jawa (Lagi)

Senja di Pantai Karang Bolong, Anyer

Im back!!! Yeah, Surya is back!! Wow, lebih dari sebulan aku tidak update blog. Memang, menjadi konsisten itu sulit. Maafkan buat teman-teman blogger semua. Terima kasih buat Mbak Erry dan Mbak Mala yang sudah menyindir lewat commentnya :). Akhirnya sebuah postingan bisa termuat lagi disini dan insya Allah diteruskan dengan kegiatan blogwalking.

Benteng Banten Lama
Benteng Banten Lama

Memang, dua bulan terakhir ini kesibukan di kantor agak meningkat. Belum lagi ditambah dengan rencana pernikahan adikku tercinta yang Alhamdulillah sudah terselenggara dengan sukses tanggal 10 April 2011 yang lalu. Tapi bagaimanapun juga, harusnya ini bukan sebagai alasan untuk tidak menuliskan sebuah postingan. Mbak Erry yang harus menyapih Fathir pun hanya absen beberapa minggu dari blog. Sumpah ini, aku kalah professional dalam ngeblog disbanding Mbak Erry, he he.

Read more