Kerapan Sapi, Formula Satu Asli Indonesia

Semua pembaca wongkentir pasti sudah pernah mendengar kerapan sapi. Ya, itu adalah nama sebuah perlombaan balapan sapi yang sangat termahsyur di Pulau Madura. Dalam kerapan sapi yang berlomba adalah sepasang sapi yang dikendalikan oleh seorang joki. Sepasang Sapi itu disatukan dengan cara dijepit lehernya dengan alat yang diberi nama Pangonong.

Balapan Karapan Sapi
Balapan Karapan Sapi

Bagi rakyat Madura, kerapan sapi bukan hanya sebuah balapan biasa, tetapi sebuah pertaruhan gengsi dan harga diri. Karena itu tidak heran, persiapan para peserta sebelum berlomba sangat luar biasa. Semua persiapan itu dilakukan bahkan beberapa minggu hingga bulan sebelum perlombaan, mulai mempersiapkan sapi, latihan demi latihan dan tidak lupa suplemen khusus untuk si sapi.

Sapi untuk kerapan bukan sapi biasa, tetapi sapi yang harus memenuhi spesifikasi khusus. Oleh karena itu harga sapi kerapan sangat mahal, kabarnya hingga mencapai ratusan juta. Apalagi jika sapi itu menjadi juara, harganya bisa lebih selangit lagi.

Kerapan Sapi diadakan setiap tahun di Madura, dengan puncaknya adalah partai final yang biasanya diselenggarakan di Bulan Oktober dan memperebutkan piala presiden.

Read more

Menjoesoeri Kota Toea Soerabaja

Teman-teman pembatja blog wongkentir jang setia, pastinja soedah tahoe, djikalaoe kota Soerabaja dikenal sebagai kota Pahlawan. Joeloekoen ini disematdjkan sedjak peristiwa pertempoeran 10 nopember 1945 jang sangat tersohor itoe. Saat itoe arek-arek Soeroboio berperang dengan gagah berani melawan tentara sekoetoe (jang dibontjengi oleh belanda) meski hanja dengan bersenjatakan bamboe roentjing.

Dengan diiringi pekik Allahu Akbar dan semboian Merdeka ataoe Mati jang dikoemandangkan oleh Boeng Tomo lewat radio, mereka bertempoer sampai titik darah penghabisan, mempertahankan tanah air jang mereka tjintai.

Kini, lebih dari 65 tahoen sejak pertempoeran itoe, Soerabaja telah berkembang menjadi kota metropolitan jang siboek. Berbagai matjam jenis indoestri toemboeh di kota kelahirankoe ini, moelai dari tekstil, baja, elektronik, foernitoere, telekomoenikasi, pariwisata dan aneka indoestri lainnja. Semoea itoe didoekoeng oleh sarana infrastroektoer distriboesi jang tjoekoep baik moelai dari pelaboehan Tanjoeng Perak jang meroepakan pelaboehan tersiboek di Indonesia timoer hingga bandara oedara internasional Joeanda.

Meski modernisasi berkembang pesat di Soerabaja, kenangan akan masa-masa pendoedoekan VOC jang dilanjoetkan dengan penjajahan kolonial Belanda masih bisa diteloesoeri di kota ini. Peninggalan terbanjak adalah di daerah Soerabaja Oetara, moelai dari kawasan JL Rajawali, JL Kembang Jepun, JL Djembatan Merah, JL Pahlawan hingga JL Toenjoengan.

Read more

Berkunjung ke PLTU Pacitan

Tugas akhirnya membawaku ke PLTU paling eksotis di Pulau Jawa, yakni PLTU Pacitan. Kesempatan itu datang pada akhir Maret 2011. Pusat Listrik Tenaga Uap ini terletak di Desa Bawur, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan. Saat berkunjung kesana dan saat blog ini ditulis, PLTU made in China ini masih dalam proses pembangunan.

img_8820_400

PLTU Pacitan ini adalah PLTU berbahan bakar batubara yang masuk dalam proyek PPDE (Proyek Percepatan Diversifikasi Energi) 10000 MW yang dulu dicetuskan di era SBY-JK. Nantinya, PLTU ini akan mempunyai kapasitas daya terpasang 2 x 315 MW dan diharapkan dapat mengurangi defisit listrik di Pulau Jawa, khususnya wilayah selatan Jawa.

Menuju PLTU Pacitan dari Surabaya bisa ditempuh dari dua arah. Yang pertama adalah jarak terpendek, yakni melewati Kabupaten Tulung Agung dan Trenggalek. Ini adalah rute yang kulalui saat kunjungan yang lalu baik saat berangkat maupun saat pulang.

Read more

Historical Tour at Trowulan

Pernah mendengar kota Trowulan? Bagi pembaca sekalian yang tinggal di Jawa Timur, nama sebuah kecamatan yang terletak di ujung barat Kabupaten Mojokerto pasti sudah tidak asing lagi. Tapi belum tentu bagi teman-teman di luar propinsi Jawa Timur. Sebuah hal yang ironi karena konon dahulu kala, sekitar 6 abad yang lalu, kota ini diyakini adalah pusat sebuah kerajaan terbesar di nusantara, bahkan di Asia. Kerajaan itu bernama Majapahit. Sebagai informasi tambahan, Trowulan sedang diusahakan oleh negara kita untuk masuk kedalam UNESCO World Heritage Centre ( http://whc.unesco.org/en/tentativelists/state=id), bergabung dengan Borobudur, Prambanan dan Sangiran yang sudah dulu masuk.

At Trowulan

Kunjungan ke kota Ayutthaya, Thailand, beberapa minggu yang lalu meninggalkan beberapa kesan bagiku. Reruntuhan kerajaan yang pernah menguasai Thailand sebelum dibumi hanguskan oleh Burma itu sungguh menarik dan sangat mempesonaku. Sejak saat itu, aku mendadak menjadi tergila-gila pada sejarah.

Hanya berselang seminggu setelah kunjungan ke Ayutthaya, aku memutuskan untuk berkunjung ke Trowulan. Ini seperti membuktikan kegilaanku pada sejarah. Trip kali ini, Aku berhasil mengajak Aris, Hikma dan Fendhito. Ini adalah wisata sejarah sekaligus ajang hunting foto. Karena jarak Trowulan yang tidak terlalu jauh dari Surabaya (1 jam 15 menit perjalanan), kami memutuskan untuk menjadi biker.

Read more

Pesona Prigi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa wilayah selatan pulau jawa menyimpan banyak sekali pesona laut. Barisan pantai yang berjajar dari ujung timur pulau jawa di Banyuwangi hingga Ujung kulon di Banten menawarkan pemandangan yang eksotis sekaligus penuh misteri.

Gulungan ombak yang cukup tinggi dengan suara deburannya yang keras dipadu dengan cerita rakyat tentang adanya penguasa ratu selatan adalah daya tarik yang ditawarkan oleh pantai-pantai di selatan pulau jawa. Dengan adanya cerita rakyat yang tetap berkembang hingga saat ini tersebut, muncullah berbagai acara tahunan yang cukup menarik untuk disaksikan, seperti sedekah laut, upacara laut dan lain-lain. Setiap daerah memiliki jadwal yang berbeda-beda dalam penyelenggaraan acara-acara tersebut.

Read more