Wongkentir Magazine Edisi 2 Banyuwangi

Wongkentir Magazine Edisi 2 Banyuwangi

Wow, setelah penantian hampir 10 bulan, akhirnya terbit juga edisi kedua dari wongkentir magazine. Waktu yang sangat tidak singkat. Tapi apapun itu, aku harus bersyukur. Alhamdulillah. Diantara kesibukan, sempat juga membuat projek idealis ini. Wongkentir Magazine edisi kedua ini masih dibuat dengan aplikasi layouter open source yakni Scribus.

Cover Wongkentir Magazine Vol 2
Cover Wongkentir Magazine Vol 2

Sebelumnya mohon maaf jika pada edisi kedua ini tidak jadi menampilkan kisah tentang Kalimantan Selatan seperti yang sudah direncanakan dan ditulis di next edition di edisi pertama dengan alasan teknis. Sebagai gantinya, pada edisi kedua ini aku akan berkisah tentang Banyuwangi, sebuah kabupaten di ujung timur pulau Jawa yang dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi buah bibir di kalangan wisatawan baik mancanegara maupun di tanah air.

Read more

Bersujud di Baiturrahman

———-

“26 Desember 2004, saat guncangan gempa dan terjangan tsunami meluluhlantakkan kota Banda Aceh dan sekitarnya, Allah menunjukkan kekuasaan-Nya, dengan memberikan perlindungan kepada hamba-hamba-Nya yang senantiasa bersujud di Baiturrahman, di rumah-Nya yang penuh dengan rahmat dan kasih sayang”

———-

Bangunan itu tampak gagah dan anggun. Berwarna putih hampir di seluruh bagian dindingnya. Sinar mentari yang bersinar cukup terik di hari yang menjelang siang ini membuat bangunan itu berpendar, sehingga tampak lebih berkilau. Di bagian atapnya terpasang 7 buah kubah yang cukup besar berwarna hitam pekat.

Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

Bangunan itu mempunyai luas 4760 m2 dan berdiri di sebuah area seluas sekitar 4 hektar. Di sebelah timur bangunan terdapat sebuah kolam buatan berbentuk segi empat dengan hiasan air mancur di tengahnya. di waktu-waktu tertentu, terutama di malam hari, air mancur ini diaktifkan demi menambah kecantikan sang bangunan.

Aku seperti membeku melihat bangunan itu. Sungguh tidak kusangka, sampai juga akhirnya aku disini. Dadaku membuncah. Subhanallah, Ahlan wasahlan di Masjid raya Baiturrahman, Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam. Kebetulan, saat aku berkunjung kesana, tanggal 31 Januari 2014 bertepatan dengan hari Jumat, sehingga aku bisa melaksanakan ibadah sholat Jumat di Masjid Baiturrahman.

Read more