Saya jatuh cinta pada foto-foto ini, rangkaian foto sebuah pagi di bandara internasional Juanda, Surabaya. Foto ini saya ambil di bulan Mei 2015, sesaat sebelum saya terbang ke Bali. Bagi saya, foto-foto tersebut istimewa. Sudah beberapa kali saya menjejakkan kaki di pintu gerbang propinsi Jawa Timur ini, tetapi belum pernah saya mendapatkan momen pagi seperti dalam foto-foto tersebut. Pun setelahnya, saya belum pernah lagi mendapatkan momen seperti itu lagi
Antara Gresik dan Malang pada 24 April 2010
Ketika matahari belum menampakkan jati dirinya di hari Sabtu, 24 April 2010 ini, aku sudah beranjak meninggalkan rumah. Tepat jam 5.30 pagi, aku memulai perjalananku menuju Malang. Halah, mau ke Malang aja bahasanya sok puitis banget. Kayak mau ke Luar Negeri aja, he he he. Aku berangkat ke Malang dalam rangka menghadiri acara resepsi pernikahan sepupuku, Fanie.
Sebenarnya Malang dan Gresik itu berdekatan. Kalau kata mbah google dari aplikasi google maps, jarak antara kedua kota ini hanya sekitar 109 km dengan lama perjalanan sekitar 1 jam 45 menit. Tapi sejak 4 tahun yang lalu, perjalanan antara Gresik dan Malang menjadi lebih panjang lagi. Semuanya karena sebuah ulah manusia yang serakah dalam bentuk semburan lumpur panas. Bencana yang hingga kini tidak diketahui akan berakhir kapan. Hiks. Bencana yang telah merenggut kebahagiaan warga Porong, merampas senyum anak-anak Sidoarjo dan menghapus jejak kenangan masa silam. Ironisnya, saat ini, sang penanggung jawab kejadian, malah berpesta pora. Sur, sudah sur Back to topik..





