Mencicipi Bakmi Jowo Mbah Gito, Yogyakarta

Mengunjungi Jogja, tak lengkap rasanya jika belum menikmati salah satu kuliner khasnya, bakmi goreng. Mie goreng dari kota gudeg ini terkenal memiliki tingkat kematangan yang pas dengan bumbu yang masuk hingga kedalam setiap untaian mie, sehingga memberikan sensasi lezat di lidah. Salah satu rahasia, mengapa mie goreng dari Jogja ini begitu sempurna adalah metode penggorengannya yang menggunakan tungku berbahan bakar arang.

Pintu Masuk Bakmi Jowo Mbah Gito
Pintu Masuk Bakmi Jowo Mbah Gito

Bagi saya, selama beberapa kali berkeliling Jogja, ada beberapa bakmi Jogja, atau orang Jogja menyebutnya bakmi jowo, yang pas di lidah saya. Salah satunya yaitu Bakmi Jowo Mbah Gito di kawasan Rejowinangun, Kota Gede, Jogjakarta, tepatnya di Jalan Nyi Ageng Nis 9. Lokasinya cukup tersembunyi karena berada di kawasan pemukiman. Bagi anda yang ingin berkunjung kesana, dapat menjadikan Kebun Binatang Gembira Loka sebagai penanda. Dari Kebun Binatang Gembira Loka, ambil jalan ke selatan sejauh sekitar 1.5 km.

Read more

Telkomsel Photo Marathon Maret 2016 Day 3 – Street Photo

Telkomsel Photo Marathon Maret 2016 Day 3 – Street Photo

Hari Minggu, 27 Maret 2016 ini, Telkomsel Photo Marathon Maret 2016 memasuki hari terakhir. Tema untuk hari ketiga adalah Street Photo.

Telkomsel Photo Marathon Maret 2016
Telkomsel Photo Marathon Maret 2016

Pemenang untuk lomba foto yang kedua, tema seni dan budaya Indonesia, sudah diumumkan, dan lagi-lagi, saya belum bisa menggondol juara. Tapi seperti yang saya utarakan kemarin, mendapatkan like dan nambah satu postingan di blog itu sudah Alhamdulillah banget.

Read more

Menikmati Street Food ala Jogja

Menikmati Street Food ala Jogja

Malam itu disebuah kedai di pinggir jalan. Seseorang meletakkan sebuah gelas kaca berukuran sedang di sebuah meja. Kedalam gelas itu, dituangkan satu sendok makan kopi bubuk yang ditemani satu sendok makan gula pasir. Sesaat kemudian seseorang itu mengangkat sebuah teko dari atas kompor. Asap tidak henti-hentinya mengepul dari dalam teko.

Seseorang itu kemudian mendekatkan teko tersebut pada gelas dan menumpahkan beberapa mili liter air mendidih yang ada didalamnya, kedalam gelas. Air yang tertuang kedalam gelas itu pun berubah warna menjadi hitam setelah tercampur dengan bubuk kopi dan gula. Agar lebih menyatu, air, kopi dan gula itu diaduk dengan menggunakan sendok. Setelah adukan dirasa cukup, seseorang itu mengambil sebuah potongan kecil arang yang tampak masih merah membara dari sebuah alat pemanggang, untuk kemudian dimasukkan ke dalam segelas kopi. Terdengar suara joss dari dalam gelas. Dan kopi jos pun siap untuk dinikmati.

Segelas Kopi Joss
Segelas Kopi Joss. Picture taken from kopistory.com

Dengan penuh keraguan dan juga penasaran, aku mencoba menikmati kopi jos yang terhidang didepanku. Sesap demi sesap, aku merasakan tidak ada yang berbeda dengan rasa kopinya. Menurut sang penjual, arang pada kopi jos memang tidak mempengaruhi rasa kopi. Juga tidak berbahaya bagi peminumnya, tetapi justru menyehatkan karena menurunkan kadar kafein dalam kopi. Benar atau tidak, aku tidak tahu.

Read more

Pesona Candi Ratu Boko

Pesona Candi Ratu Boko

Kita tahu, daerah dataran tinggi dan pegunungan adalah tempat yang sangat tepat untuk relaksasi, meditasi, rekreasi ataupun sekedar menghilangkan penat akibat kesibukan kerja di tengah kota. Ini disebabkan suasana daerah pegunungan yang tenang, berhawa sejuk dan udaranya segar. Tak heran, ketika akhir pekan ataupun musim liburan tiba, banyak orang menyerbu daerah dataran tinggi seperti Puncak Pas, Lembang, Brastagi, Bukittinggi, Malang ataupun Ungaran.

Candi Ratu Boko Dalam Frame
Candi Ratu Boko Dalam Frame

Ternyata, kegemaran manusia pada dataran tinggi, utamanya manusia di Jawa, sudah berlangsung sejak lama. Ini dibuktikan dengan cukup banyak penemuan situs bersejarah yang berada di dataran tinggi, seperti Candi Brorobudur di Magelang, Candi Gedung Songo di Ungaran, Semarang, Candi Dieng di Dataran Tinggi Dieng dan juga Candi Ratu Boko di Yogyakarta.

Candi Ratu Boko terletak di sebuah dataran tinggi yang berjarak sekitar 3 km sebelah selatan Candi Prambanan. Dari penelitian para ahli, Situs Candi Ratu Boko, diyakini bukan merupakan bangunan keagamaan seperti candi-candi lain yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, melainkan sebuah komplek bangunan rumah atau mungkin tepatnya sebuah Keraton. Ini dikuatkan dengan adanya bangunan-bangunan wajib sebuah keraton, seperti pintu gerbang, pendopo, keputren atau tempat tinggal, kolam pemandian hingga pagar pelindung. Tak jauh dari pintu gerbang terdapat bangunan yang disebut candi pembakaran. Candi pembakaran ini diperkirakan adalah tempat untuk melakukan proses kremasi ataupun sebuah altar pemujaan.

Read more

Persembahan Cinta bernama Prambanan

Persembahan Cinta bernama Prambanan

Konon, kekuatan cinta itu begitu besar. Begitu besarnya hingga terkadang sebuah hal yang tampaknya mustahil menjadi sangat mungkin untuk dilakukan. Kekuatan Cinta pulalah yang mengilhami kuartet penulis lagu yakni, Gunther Mende, Candy DeRouge, Jennifer Rush, Mary Susan Applegate untuk membuat sebuah single berjudul The Power Of Love yang sangat melegenda. Lagu ini telah dinyanyikan oleh cukup banyak penyanyi besar di dunia. Salah satunya adalah Celine Dion.

Candi Prambanan
Candi Prambanan

Salah satu bukti besarnya kekuatan cinta adalah Prambanan. Prambanan adalah wujud dari sebuah usaha yang dilakukan oleh seorang sakti bernama Bandung Bondowoso demi memenuhi permintaan sang putri impian hatinya yang bernama Roro Jonggrang.

Sejak awal, sebenarnya sang putri tidak bersedia dipersunting Bandung Bondowoso. Untuk itu sang putri membuat permintaan yang sangat tidak masuk akal yaitu membuat 1000 candi dalam waktu semalam. Candi itu sudah harus selesai sebelum ayam berkokok dan fajar menyingsing.

Read more