Menapaki Misteri Arkeologi di Situs Megalitikum Gunung Padang

Nafas saya begitu berat dan kaki ini mendadak terasa sangat berat. Peluh hampir membasahi seluruh baju yang saya kenakan. Dengan lesu saya mendongak ke atas bukit, mencoba mencari puncak yang hendak saya gapai. Tetapi puncak masih belum terlihat. Entahlah, mendadak saya seperti merasa bukit ini seperti tidak memiliki puncak.

Situs Megalitikum Gunung Padang
Pelataran 1 Situs Megalitikum Gunung Padang

Tapi kemudian, semangat itu datang lagi. Saya berjanji, saya tidak akan menyerah. Diantara nafas yang tersengal, saya terus menapaki tangga menanjak yang ada di hadapan saya. Sudah sepuluh menit, saya menapaki satu persatu anak tangga disini sejak di kaki bukit tadi. Jadi amat disayangkan jika saya harus berhenti disini.

Badan memang terasa remuk redam karena semalaman tidak bisa tidur nyenyak di mobil plus agenda penjelajahan keliling Bandung yang melelahkan, tapi saya harus lanjut. Untungnya sore itu, cuaca cukup bersahabat. Matahari sudah tidak terlalu terasa panas. Langit juga berawan sehingga hawa menjadi terasa lebih sejuk.

Lima menit kemudian, sampailah saya di puncak yang memiliki ketinggian sekitar 885 mdpl. Selamat datang di Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Read more

Bermimpi ke Surga Pariwisata Aceh bernama Sabang

Jika ada lima tempat di Indonesia yang masuk dalam daftar hot list tempat yang ingin saya kunjungi dalam waktu dekat, saya tidak ragu memilih kota Sabang dan pulau Weh sebagai salah satunya. Empat lainnya adalah Raja Ampat di Papua, Kepulauan Anambas di Kepulauan Riau, Pulau Komodo di NTT dan Gunung Rinjani di Lombok, NTB.

Sabang Marine Festival 2016
Sabang Marine Festival 2016

Hingga saat ini, wilayah paling ujung barat di bumi pertiwi yang pernah ku jejak adalah kota Banda Aceh di sekitar awal tahun 2014 silam. Sayangnya saat itu saya tidak mempunyai banyak waktu, sehingga tidak sempat untuk menyeberang ke pulau Weh. Ada sedikit sesal saat itu yang terus menghinggap di hati. Untuk itulah saya bersemangat menulis postingan ini dan mengikutsertakan pada event bertajuk “Sabang Marine Blogging Competition”. Dari apa yang saya tulis ini, saya berharap dinas kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) Aceh dapat mewujudkan mimpi saya untuk berkunjung ke Sabang.

Sabang Marine Festival 2016
Sabang Marine Festival 2016

Berada di ujung paling barat dari wilayah nusantara, Sabang menawarkan berbagai macam pesona dan keindahan yang sangat menggiurkan. Dari foto dan video yang berserakan di dunia maya saja, saya sudah bisa merasakan aura kecantikan dari Sabang. Bagaimana kalau mendapatkan kesempatan untuk berkunjung langsung kesana? Saya sepertinya bisa menjamin, bahwa saya akan jatuh cinta.

Read more

Sunrise Of Bulak, Pesona Pesisir Surabaya

Sudah lama Surabaya dikenal sebagai daerah pesisir. Secara geografis, wilayah kota pahlawan ini memang berbatasan langsung dengan laut, mulai dari sisi utara hingga ke sisi timur. Sejak masa pemerintahan Hindia Belanda, Surabaya menjadi salah satu pusat perdagangan dengan pelabuhan kalimas sebagai pintu gerbangnya.

Pintu Masuk menuju lokasi Sunrise Of Bulak
Pintu Masuk menuju lokasi Sunrise Of Bulak
Poster Lomba Blog Sunrise Of Bulak
Poster Lomba Blog Sunrise Of Bulak

Sebagai daerah pesisir, salah satu mata pencaharian utama dari warga Surabaya adalah nelayan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan pesisir utara dan timur Surabaya, seperti Bulak, Kenjeran ataupun Semampir. Sayangnya, selama ini wilayah-wilayah pesisir Surabaya tersebut identik dengan kondisi kumuh, bau dan kotor. Pantainya dipenuhi berbagai macam sampah, baik itu sampah dari sisa konsumsi seperti plastik, kaleng maupun sampah dari limbah hasil laut seperti sisik ikan, cangkang kerang maupun kulit udang. Kondisi makin diperparah dengan air pantai yang keruh kecokelatan. Sebuah pemandangan yang sangat jauh dari kata indah.

Read more

KLIA2 Gerbang Baru Budget Traveler di Malaysia

KLIA2 Gerbang Baru Budget Traveler di Malaysia

Sejak hampir 2 tahun yang lalu, tepatnya di bulan Mei tahun 2014, Malaysia mempunyai gerbang baru untuk menyambut para budget traveler dunia yang datang atau sekedar transit di Kuala Lumpur. Namanya KLIA2 singkatan dari Kuala Lumpur International Airport 2. Kehadirannya menggantikan peran terminal LCCT (Low Cost Carrier Terminal) Kuala Lumpur yang telah bertugas sejak tahun 2006. Secara umum, bandara yang diperkirakan menghabiskan dana sekitar 4 milliar ringgit (sekitar 12,8 Trilliun rupiah dengan kurs 1 MYR = 3200 IDR) ini memiliki desain yang jauh lebih bagus, lebih megah dan lebih mewah dari terminal LCCT.

KLIA 2
KLIA 2

Saya mendapatkan kesempatan untuk menjejakkan kaki untuk pertama kalinya di bandara ini tahun 2015 silam, tepatnya di bulan Februari 2015 dan saya mendapati bahwa bandara ini benar-benar sangat bagus dan megah. Bahkan saya merasa bandara ini sebenarnya kurang cocok disebut bandara untuk Low Cost Carrier, karena memang fasilitasnya yang sangat lengkap. Semua keberangkatan dan kedatangan pesawat dilayani melalui fasilitas garbarata. Bandara juga dilengkapi dengan berbagai macam toko mulai dari gerai makanan, pakaian, souvenir, parfum hingga perhiasan, sehingga suasananya sangat mirip Mall. Bandara juga dilengkapi konektivitas kereta bandara.

Read more

Potret Stasiun Papar Kediri

Potret Stasiun Papar Kediri

Stasiun Papar adalah sebuah stasiun kelas III/kecil yang terletak di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Stasiun ini berada tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan Kertosono dan Kediri. Dari perempatan Papar yang biasanya menjadi tempat naik dan turunnya penumpang bus antar kota, belok ke arah timur. Tepat sebelum rel kereta api, ada belokan ke arah selatan yang mengarah ke stasiun Papar.

Stasiun Papar Kediri
Stasiun Papar Kediri

Stasiun Papar ini adalah stasiun ketiga sekaligus stasiun terakhir yang saya kunjungi saat libur panjang akhir pekan di bulan Maret 2016 silam.

Stasiun Papar Kediri
Stasiun Papar Kediri

Dari sisi bangunan, stasiun Papar sedikit lebih besar daripada stasiun Minggiran maupun Susuhan. Namun struktur bangunan masih terlihat mirip, mulai dari pondasi dan kolom batu kali yang bercat hitam putih, hingga bentuk ornamen bangunan seperti daun pintu dan daun jendela.

Read more