Kelezatan Kudapan Khas Turki, Baklava dan Kunefe

Perjalanan ke Turki, bulan Maret 2018 silam, merupakan perjalanan yang sungguh tidak terlupakan bagi saya. Perjalanan ke Turki, sejauh ini adalah perjalanan terjauh yang pernah saya tempuh. Kemudian saya bertemu dengan reruntuhan kuno ala bukit akropolis Yunani, meskipun dengan skala yang lebih kecil. Saya juga berkesempatan untuk menunaikan sholat berjamaan di Blue Mosque. Dan satu hal lagi yang membuat saya masih terkenang akan perjalanan ke Turki beberapa bulan silam, dua kudapan khas dari negeri asal mula bunga Tulip ini, Baklava dan Kunefe.

Baklava Turki
Baklava Turki
Kunefe Khas Turki
Kunefe Khas Turki

Saya mencicipi Baklava untuk pertama kalinya di kota Istanbul, tepat di dua hari terakhir, sebelum kami terbang kembali ke tanah air. Saat itu, tanpa sengaja, setelah makan malam, saya dan rombongan melewati salah satu toko Baklava. Kami pun singgah sejenak. Senyum ramah pramuniaga toko menyambut kedatangan kami. Sejurus kemudian, tanpa kami minta, sang pramuniaga memotong sedikit Baklava yang ada di loyang untuk kami cicipi. Ah, sebuah konsep marketing yang menarik. Begitu Baklava mendarat di lidah, saya merasakan sebuah sensasi rasa yang sangat lezat dan legit.

Read more

Cerita Foto – Sebuah Senja di Istanbul

Hari itu jarum jam sudah menunjukkan pukul 7 petang, namun suasana di kota Istanbul masih cukup terang. Pusat pertokoan paling tersohor, grand Bazaar sudah menutup sebagian pintunya. Pintu untuk masuk ditutup, sedangkan pintu untuk keluar masih terbuka. Sore itu, saya tengah berada tak jauh dari Grand Bazaar. Saya tengah menunggu beberapa rekan rombongan travel yang masih asyik berbelanja di Grand Bazaar. Sambil menunggu, saya iseng menghunus kamera saya, bersiap untuk sebuah momen yang mungkin bisa saya dapatkan.

Suasana Senja di kawasan Grand Bazaar, Istanbul
Suasana Senja di kawasan Grand Bazaar, Istanbul

Sebuah tram kemudian datang melintasi jalanan. Sebenarnya ini pemandangan biasa di Istanbul, namun bagi saya, ini sungguh luar biasa. Ini pertama kalinya saya melihat tram. Sebenarnya bentuk tram tidak jauh beda seperti kereta api, terutama kereta api listrik, karena tram biasanya menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya. Hanya saja pintu tram biasanya lebih rendah, bahkan terkadang nyaris sejajar dengan tanah. Saking terpesonanya, saya tidak sempat memotret tram yang baru lewat tadi.

Read more

Menyusuri Selat Bosphorus, Sang Pemisah Dua Benua

Diantara dua benua, disitulah saya berada saat itu. Di sebuah kapal kecil yang tengah berlayar menyusuri selat bernama Bosphorus yang memisahkan benua Asia dan Eropa. Asia di sisi timur, Eropa di sisi barat. Selat Bosphorus juga menjadi penghubung dua laut, laut Marmara di selatan dan laut hitam di utara.

Burung camar pada pelayaran Bosphorus Cruise, Istanbul
Burung camar pada pelayaran Bosphorus Cruise, Istanbul

Kapal yang saya tumpangi memiliki dua dek, dek tertutup di bawah dan dek terbuka di atas. Saya tentu saja memilih dek diatas, untuk bisa melihat lebih jelas keindahan satu-satunya kota di dunia yang terletak di dua benua. Kota Istanbul, Turki.

Saat itu jarum jam menunjukkan waktu pukul 2 siang waktu setempat. Matahari bersinar cukup terik. Namun, tidak sanggup untuk sekedar menghangatkan badan, karena semilir angin laut di sisa-sisa musim dingin ini begitu kencang.

Read more

Menjelajahi Istana Topkapi, Istanbul

Gerbang istana yang saat ini tertangkap bola mata saya, sungguh sangat megah dan tinggi. Pintunya berbentuk kubah melengkung dengan dua menara beratapkan kerucut di sisi kanan dan kiri pintu. Sekilas, saya melihat istana ini seperti istana yang sering digambarkan di film-film yang bertemakan dongeng klasik percintaan antara pangeran dan putri. Pemandangan pohon yang meranggas di sekitarnya, menambah kesan klasik dari bangunan pintu gerbang ini.

Gerbang Istana Topkapi, Istanbul, Turki
Gerbang Istana Topkapi, Istanbul, Turki

Saat ini saya baru saja menginjakkan kaki di kawasan sultanahmet, Istanbul, Turki. Dan istana yang didepan saya ini adalah Istana Topkapi, atau dalam bahasa Turki, Topkapi Sarayi. Istana Topkapi adalah peninggalan dari masa kejayaan kerajaan Turki Ustmani atau Ottoman Empire. Istana Topkapi mulai dibangun sejak abad ke-15, tepatnya di tahun 1459, atau enam tahun setelah Mehmet the Conquer atau yang lebih dikenal dengan nama Sultan Muhammad Al Fatih, melakukan penaklukan kota Konstatinopel dari kekuasaan kerajaan Byzantium.

Read more

Bersujud di Blue Mosque, Istanbul

Baru saja saya menunaikan sholat dzuhur berjamaah, dan sekaligus jama’ sholat ashar, ketika sahabat baru saya, teman seperjalanan, Pak Rizal menghampiri saya. Beliau menjabat tangan saya dan dengan reflek, saya pun memeluk beliau. Saya merasakan ada perasaan haru dari Pak Rizal, yang mana, saya pun merasakannya.

Blue Mosque, Istanbul
Blue Mosque, Istanbul

“Alhamdulillah, salah satu impian saya terwujud hari ini, bisa sholat di blue mosque”, ujar Pak Rizal sambil tak henti-hentinya mengucap kalimat tahmid.

“Iya Pak, Alhamdulillah ya, kita diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi salah satu masjid yang memiliki sejarah panjang di dunia islam,” ujar saya. Tidak terasa, mata saya pun berkaca-kaca.

Blue mosque, yang mempunyai nama asli sultanahmet mosque, adalah masjid terbesar di seantero Turki. Blue Mosque adalah peninggalan dari kekhalifahan Turki Ustmani alias Ottoman. Masjid ini berdiri sejak awal abad ke-17, tepatnya di sekitaran tahun 1616, pada masa pemerintahan Sultan Ahmed I. Disebut masjid biru karena masjid ini berhiaskan keramik-keramik berwarna biru yang menutupi dinding dan kubahnya.

Read more