Malam Minggu ala Jogja

Konon katanya tidak ada malam yang paling indah selain malam minggu. Apalagi di masa beberapa tahun silam, ketika hari kerja dalam seminggu ada enam hari dan menyisakan hari Minggu sebagai satu-satunya penguasa hari libur. Kini dengan sistem lima hari kerja, malam sabtu seolah memiliki rasa yang sama seperti malam minggu. Tetapi entah mengapa, malam minggu masih terasa lebih sakral daripada malam sabtu. Ya, setidaknya sampai detik ini.

Salah satu kota yang asyik buat menikmati malam minggu tentu saja Jogja. Alun-alun selatan, utara, kawasan malioboro hingga tugu penuh dengan manusia. Wisatawan maupun warga lokal Jogja tumpah ruah disana.

Read more

Suatu masa di Yogyakarta

Sebuah hari di awal bulan April yang dingin di kota Surabaya. Aku lupa tepatnya hari apa itu. Sebuah surat undangan tergeletak di meja kerjaku. Dari sekilas membaca tampak bahwa itu adalah surat undangan untuk mendampingi pelatihan. Kubaca dengan seksama surat itu dan beberapa menit kemudian bola mataku terpaku pada sebuah informasi yang menunjukkan lokasi tempat pelatihannya. Jogja, ya jogja. Di kota itulah acara pelatihan itu diselenggarakan, sebuah kota yang bagiku sangat romatis dan penuh dengan nostalgia.

Aku memang tidak mempunyai ikatan apapun dengan kota Jogja. Lahir bukan di Jogja, tumbuh besar hingga kuliah juga tidak di Jogja. Saudara di Jogja pun tidak punya. Pengalamanku ke jogja bisa dihitung dengan jari. Pertama kali kala study tour jaman masih SMP. Kedua, waktu SMA. Dan terakhir, tepat 10 tahun yang lalu. Tapi entahlah, setiap menyebut nama Jogja dan membayangkan kotanya, aku seolah menembus sebuah lorong waktu untuk kembali ke sebuah masa. Sebuah nostalgia yang aku sendiri tidak memahaminya. Nostalgia apa? Tentang apa? Dengan siapa? Entahlah. Yang pasti, aku sebenarnya tidak mempunyai kenangan apapun dengan Jogja.

Kini setelah 10 tahun berselang, aku berkesempatan untuk menjejak kaki kembali bumi Yogyakarta Hadinigrat. Dan aku sangat excited menyambut hari itu.

Read more