Keindahan Danau Kaolin, Keindahan Berbalut Tragedi Alam

Keindahan Danau Kaolin, Keindahan Berbalut Tragedi Alam

Ternyata di dunia ini, tidak semua keindahan berbalut dengan kebahagiaan. Ada juga ternyata, dibalik sebuah kecantikan, terdapat tragedi alam. Salah satunya yang saya saksikan di danau Kaolin di pulau Belitung.

Danau Kaolin, Belitung
Danau Kaolin, Belitung

Mengunjungi danau kaolin di pulau Belitung ini membuat hati saya serasa terbelah. Dari sisi panorama, danau ini memiliki keindahan yang memukau dan fotogenic. Airnya yang biru kehijau-hijauan. Kontur dinding danau yang berlekuk-lekuk seperti lereng dan punggungan gunung. Pasirnya yang putih dan lembut. Ketiganya dipadukan dengan langit biru dengan gumpalan awan putih. Semuanya itu adalah sebuah santapan yang sangat gurih bagi penggemar fotografi landscape seperti saya. Semua keindahan danau Kaolin akan langsung terasa begitu para pengunjung sampai di lokasi. Dan keindahan danau Kaolin semakin menjadi-jadi ketika cuaca sedang panas terik.

Tetapi dibalik semua itu, ada cerita miris penuh ironi. Danau Kaolin sejatinya bukanlah sebuah danau yang terbuat secara alami oleh alam, tetapi danau ini adalah bekas sebuah galian tambang Kaolin. Lubang-lubang bekas galian ini kemudian terisi oleh genangan air hujan yang terjebak di dalam galian. Dan akhirnya jadilah genangan tersebut menjadi semacam sebuah danau.

Read more

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 4)

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 4)

Setiap ada perjumpaan, pasti akan ada perpisahan. Setelah selama sekitar tiga hari bersama-sama memburu gerhana matahari total dan juga menjelajah pulau Belitung, sampailah kami, para laskar gerhana, di hari terakhir kebersamaan kami. Bukan sebuah akhir perjumpaan, karena saya yakin, insya Allah, suatu hari nanti, kami bisa berjumpa bersama lagi.

Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin
Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin

Akhir dari momen kebersamaan kami di Pulau Belitung ditandai dengan sebuah foto bersama seluruh anggota laskar gerhana di sebuah danau indah berwarna biru tosca. Orang Belitung menyebutnya danau Kaolin. Sesuai dengan namanya, danau ini sebenarnya bukanlah sebuah danau asli, tetapi sebuah lubang galian bekas pertambangan Kaolin. Air yang ada didalam danau sejatinya adalah genangan air hujan.

Read more

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 3)

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 3)

Pagi itu, 9 Maret 2016, di tengah lautan, diantara air yang beriak, di atas geladak kapal Bintang Laut, disanalah kami, para Laskar gerhana berada. Sudah sejak pukul 3 pagi dini hari, kami berada di atas kapal milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) tersebut. Sudah banyak hal yang kami lakukan disana, mulai dari berkenalan, bercengkerama, berdendang, sholat subuh berjamaah, sholat gerhana berjamaah hingga mengamati fase gerhana matahari total bersama-sama.

Pemandangan di sekitar pulau Belitung
Pemandangan di sekitar pulau Belitung

Setelah lebih dari enam jam bersama, kini sudah waktunya bagi para laskar gerhana berpisah dengan kapal Bintang Laut. Kapal akan kembali ke pelabuhan Tanjung Batu, sedangkan para laskar gerhana akan melanjutkan perjalanan menjelajahi gugusan kepulauan yang berceceran di sekitar perairan utara pulau Belitung dengan menumpang perahu nelayan.

Suasana berbeda langsung kami rasakan begitu kami memasuki kabin perahu. Gelombang laut yang sejak pagi tadi hanya terasa seperti goyangan kecil di atas kapal Bintang Laut, terasa begitu hebat di atas perahu ini. Kami pun sampai harus berpegangan erat pada tiang dan bangku kapal agar tidak terjatuh.

Read more

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 2)

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 2)

Pagi masih sangat dini ketika saya dan seluruh tim Laskar Gerhana bertolak dari hotel di kawasan kota Tanjung Pandan menuju pelabuhan Tanjung Batu. Begitu merebahkan badan di kursi bus, saya pun memejamkan mata untuk mencoba melanjutkan mimpi yang terputus beberapa jam yang lalu. Tapi saya gagal, karena mendadak kantuk itu hilang entah kemana. Suasana di bus sangat sunyi dengan sayup-sayup terdengar suara dengkur bersahut-sahutan.

Fase Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016
Fase Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Saya pun akhirnya menghabiskan waktu dengan bermain game di ponsel karena tidak ada teman ngobrol. Perjalanan dini hari dari hotel menuju Tanjung Batu pun menjadi perjalanan terhening selama rangkaian acara Laskar Gerhana berlangsung.

Sesampainya di pelabuhan Tanjung Batu, kami disambut dengan ramah para perwira Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan kru kapal Bintang Laut yang sudah siap sejak beberapa jam yang lalu. Mereka lalu mempersilakan kami semua untuk menaiki kapal Bintang Laut.

Read more

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 1)

Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 1)

Hari ini, saya mengenang kisah sepuluh hari yang lalu. Tepatnya 9 Maret 2016, ketika saya menjalani detik demi detik kehidupan bersama sahabat-sahabat baru yang tergabung dalam Laskar Gerhana Detikcom dalam satu hari penuh di pulau Belitung. Hari itu, kami menyaksikan sebuah fenomena alam yang sangat langka terjadi yaitu Gerhana Matahari Total yang tengah menghampiri wilayah nusantara. Sebuah pengalaman berharga yang akan selalu terkenang dalam hidup.

Laskar Gerhana Detikcom
Laskar Gerhana Detikcom

Laskar Gerhana Detikcom adalah para pemenang dari sebuah ajang pencarian bakat yang diselenggarakan oleh detikcom dengan hadiahnya adalah berkesempatan berburu Gerhana Matahari Total di dua dari beberapa tempat di Indonesia yang dilewati gerhana yakni Belitung dan Ternate. Dimulai dari bakat menulis yang difasilitasi dengan lomba blog, bakat memotret yang diwakili dengan lomba foto instagram dan juga bakat sutradara yang diwujudkan dalam lomba membuat video. Satu lagi lomba yang diselenggarakan adalah lomba ketepatan menjawab pertanyaan tersembunyi yang muncul di setiap akhir berita detikcom. Semua tema lomba berhubungan dengan Gerhana Matahari Total.

Read more