Kartu Nama Sebagai Blogger

Saya mulai aktif menulis di blog sejak tahun 2009. Saat itu saya aktif dengan menggunakan blog dengan domain gratisan. Sejak akhir tahun 2014, saya memutuskan untuk membeli domain untuk blog saya. Saat itu saya berharap, pembelian domain ini akan menantang diri saya sendiri untuk lebih aktif menulis. Ya kan sayang kalau sudah bayar, tapi blognya penuh debu. Dan di awal tahun 2016 ini, saya mencoba melangkah lebih jauh lagi dengan membuat kartu nama sebagai blogger. Sebenarnya, saya sudah memiliki kartu nama, tetapi kartu nama dari kantor. Sedangkan kartu nama sebagai blogger, saya belum punya dan sesungguhnya awalnya saya tidak pernah berniat untuk membuatnya.

Kartu Nama Surya Hardhiyana
Kartu Nama Surya Hardhiyana
Kartu Nama Surya Hardhiyana
Kartu Nama Surya Hardhiyana

Cerita berawal di pulau Belitung sekitar dua minggu yang lalu, dimana saat itu saya tengah bertugas sebagai Laskar Gerhana Detikcom. Hari itu, ada sebuah talk show yang membahas tentang gerhana matahari 9 Maret 2016 dan manfaatnya bagi dunia pariwisata Indonesia. Kebetulan salah satu narasumbernya adalah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dari Kabupaten Belitung.

Bagi saya, hal yang menarik dari acara talk show itu bukan pada talk shownya, tetapi sesaat setelah acara ditutup oleh pembawa acara. Saat itu beberapa rekan laskar gerhana terlihat berduyun-duyun ke atas panggung. Perkiraan saya saat itu, mereka maju ke panggung talk show dengan niat ingin bersalaman dengan para narasumber. Ternyata perkiraan saya salah. Rekan-rekan laskar gerhana memang bersalaman dengan para narasumber, tetapi setelahnya mereka tidak langsung membubarkan diri, tetapi justru mengajak narasumber untuk berdiskusi lagi. Salah satu narasumber yang paling banyak dikerumuni adalah Kepala Disbudpar Kab Belitung.

Setelah diskusi selesai, satu persatu rekan-rekan laskar gerhana mengeluarkan kartu nama dari dompetnya untuk diserahkan ke Bapak kepala Disbudpar tersebut.

“Ini pak kartu nama saya. Jika suatu ketika, Belitung membutuhkan blogger untuk sebuah event, atau untuk promosi wisata, atau ada rencana memperkenalkan sebuah hasil kerajinan tangan warga lokal, saya bisa membantu. Termasuk kalau ada rencana jalan-jalan gratis keliling Belitung, Pak.”

Saya cukup terkejut saat itu. Tapi kemudian saya sadar, bahwa mungkin inilah yang disebut personal branding. Di masa internet seperti sekarang ini, banyak muncul jenis pekerjaan baru, yang terkadang menghasilkan rupiah dalam jumlah yang lebih besar dari pekerja kantoran. Salah satunya adalah dengan menjadi blogger professional. Agar statusnya sebagai blogger professional dikenal banyak orang, maka seseorang harus bisa membuat branding pada dirinya. Selain itu juga harus aktif memperkenalkan dirinya, terutama pada pihak-pihak yang berpotensi membutuhkan jasanya. Untuk itulah, akhirnya dibuatlah kartu nama.

Saya sendiri belum tertarik sepenuhnya untuk menjadi professional blogger. Sejauh ini, saya masih menganggap blog adalah sarana untuk menuliskan catatan perjalanan saya serta untuk menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan saya. Kartu nama yang saya buat ini lebih ke arah untuk memperkenalkan diri saya, dan juga blog saya, kepada pihak-pihak yang membutuhkan materi tulisan atau foto, seperti redaksi inflight magazine, travel magazine maupun dunia periklanan. Saya ingin sekali, tulisan atau foto saya dimuat di inflight magazine ataupun travel magazine sehingga bisa dinikmati oleh banyak orang. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika ada pihak yang mengajak saya jalan-jalan gratis, tentu saja saya dengan senang hati menerimanya, he he.

Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih pada sahabat saya, Rendra Kurniawan, yang telah membantu mendesain kartu nama buat saya. Desain yang sangat bagus, kawan. Bagi rekan-rekan pembaca yang tertarik untuk memiliki kartu nama dan bingung desainnya, bisa klik link yang sudah saya share dibalik nama Rendra tadi. Dijamin mantap dan keren.

Jadi, tertarik untuk membuat kartu nama juga?

9 thoughts on “Kartu Nama Sebagai Blogger

  • 24/03/2016 at 07:55
    Permalink

    bener sekali mas, kartu nama memang sangat kita butuhkan walau bukan sebagai blogger professional (100% cari makan dari blog)
    ikutan buat juga ah ^__^b

    Reply
    • 24/03/2016 at 08:06
      Permalink

      Yup Taqi, buat aja. Nanti kalau ada event, bisa di share. Siapa tahu ada proyek menulis ataupun jalan2 gratis

      Reply
  • 24/03/2016 at 08:57
    Permalink

    Ternyata, di kerjaan resmi aja, saya belum punya kartu nama *kurang gaul*,
    padahal dijaman sekarang kartu nama udah kayak tanda pengenal wajib aja yaa. Yang penting sekarang punya referensi utk desainnya 🙂

    Reply
      • 24/03/2016 at 09:36
        Permalink

        Wah, maaf ya Ren, aku sudah punya kartu nama kantor, cuman ngendon di laci terus, ga berkurang sama sekali jumlahnya 🙄

        Reply
    • 24/03/2016 at 09:37
      Permalink

      Iya mbak, dibuat aja, tokh biaya pembuatannya juga murah. Ada yg cuma 30 – 50 ribu saja

      Reply
  • 24/03/2016 at 14:48
    Permalink

    Aku rencana mau buat jugak tapi bukan untuk blog ini, untuk blog sebelah hehehe. Nunggu jadi .com deh atau nunggu beberapa plan lain deh hahaha 😛

    Reply
    • 24/03/2016 at 15:09
      Permalink

      Siiiplah mbak Caca, yang penting jangan sampai terlalu lama, nanti kehilangan momentnya 🙂

      Reply
  • 24/03/2016 at 19:59
    Permalink

    aku udah ada, tapi masih ngasal bikinnya, nanti mau dibikin biar keliatan profesional kalo udah abis

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*