Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 4)

Setiap ada perjumpaan, pasti akan ada perpisahan. Setelah selama sekitar tiga hari bersama-sama memburu gerhana matahari total dan juga menjelajah pulau Belitung, sampailah kami, para laskar gerhana, di hari terakhir kebersamaan kami. Bukan sebuah akhir perjumpaan, karena saya yakin, insya Allah, suatu hari nanti, kami bisa berjumpa bersama lagi.

Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin
Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin

Akhir dari momen kebersamaan kami di Pulau Belitung ditandai dengan sebuah foto bersama seluruh anggota laskar gerhana di sebuah danau indah berwarna biru tosca. Orang Belitung menyebutnya danau Kaolin. Sesuai dengan namanya, danau ini sebenarnya bukanlah sebuah danau asli, tetapi sebuah lubang galian bekas pertambangan Kaolin. Air yang ada didalam danau sejatinya adalah genangan air hujan.

Ketika mata ini melihat danau kaolin di pagi hari yang cukup terik itu, tampak sebuah keindahan yang memanjakan mata. Hanya saja ada rasa miris yang tersisa karena dibalik kecantikannya, danau ini sejatinya adalah sebuah potret kerusakan alam yang terjadi di pulau Bellitung akibat eksploitasi pertambangan.

Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin. Foto by @muhyiddinuchup
Laskar Gerhana Detikcom Belitung di Danau Kaolin. Foto by @muhyiddinuchup
Danau Kaolin, Belitung
Danau Kaolin, Belitung

Dari danau Kaolin, kami terpisah menjadi dua rombongan, karena jadwal penerbangan yang berbeda. Satu rombongan harus segera menuju bandara karena jadwal pesawat yang berangkat siang hari. Sedangkan rombongan yang lain melanjutkan perjalanan menuju Belitung Timur karena jadwal keberangkatan pesawatnya sore hari. Di Belitung Timur, laskar gerhana akan bertandang ke Museum Kata Andrea Hirata serta replika SD Laskar Pelangi di Manggar.

Saya sendiri berada pada rombongan pertama, sehingga harus menyudahi perjalanan terlebih dahulu. Tidaklah mengapa saya tidak sempat mengunjungi Manggar, karena itu artinya saya diminta untuk kembali ke pulau yang sangat indah ini.

Terakhir, sebelum postingan empat seri ini diakhiri, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara laskar gerhana, mulai dari detikcom, Sriwijaya Air, BMKG, Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta Disbudpar Kabupaten Belitung.

Dan untuk rekan-rekan Laskar Gerhana Belitung, nice to meet you all. Sooner or later, I am sure that we will meet again. Keep contact guys and let our bond remain forever.

9 thoughts on “Mengenang Momen Indah bersama Laskar Gerhana (Bagian 4)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*