Time to play at Trans Studio Makassar

Trans Studio Makassar (TSM), sebuah theme park indoor yang konon merupakan salah satu theme park indoor terbesar di dunia. Dibangun di atas lahan sebesar 2.7 hektar, trans studio theme park menyajikan 21 wahana permainan yang terdiri dari 15 wahana permainan dan 6 wahana utama. Tiket masuk ke TSM dibagi menjadi dua macam. Tiket standard adala 100.000 untuk bermain di 15 wahana permainan. Jika ingin menikmati 6 wahana utama yakni Bioskop 4D, Jelajah, Dunia Lain, Dragons Tower, Magic Thunder Coaster dan Kids Studio, maka pengunjung harus merogoh kocek 50.000 rupiah lagi. Tapi untuk hari Senin s/d Jumat, cukup dengan 100.000 rupiah bisa untuk bermain di seluruh wahana.

Sudah jauh-jauh ke Makassar, tidak lengkap rasanya kalau tidak meluangkan waktu ke TSM. Meskipun sudah tidak terlalu muda lagi, tapi boleh dong bermain-main :). Selain untuk melepas penat, bermain aneka wahana seru seperti di TSM seolah-olah menguji kami, apakah kami masih bernyali seperti di masa kuliah dulu.

Cara paling cepat untuk menuju ke TSM tentunya dengan naik taksi. Dari area Pantai Losari, biaya taksi tidak lebih dari 20.000 rupiah. Bagi yang ingin gratis, bisa dengan naik shuttle bis yang terletak di sekitar Jalan Rajawali, Makassar.

Kami sendiri awalnya ingin mencoba naik Shuttle bus. Dari hotel, kami berjalan ke arah pantai losari terus hingga ujung Jalan Penghibur Makassar. Dari sini tampak sebuah halte yang tak terawat dan kotor. Tapi memang itulah halte shuttle bus menuju TSM. Sebuah deskripsi halte yang sesuai dengan yang Mbak Vicky tulis di blognya. Kami sampai di halte sekitar pukul 9 pagi. 10 menit, 20 menit berlalu, bus yang kami tunggu tidak kunjung datang. Lewat 40 menit, kami berdua mulai tidak sabar. Tapi saat itu pula tiba-tiba kami tersadar bahwa TSM baru buka jam 10 pagi. Wah, berarti kami kepagian. Saat itu rasanya suasana hati kami gak jelas banget, antara pengen marah dan pengen ketawa. Maksud hati ingin sepagi mungkin sampai ke TSM biar puas bermain, eh ternyata malah kepagian, he he he.

Akhirnya kami memutuskan naik taksi. Hanya sepuluh menit perjalanan, sampailah kami di TSM. Trans Studio ternyata adalah sebuah Mall yang sangat megah dengan Trans Studio Theme Park terintegrasi didalamnya, tepatnya di lantai dasar.

Suasana TSM hari itu tidak begitu ramai. Padahal saat kami berkunjung kesana, tanggal 24 Maret 2012 yang lalu, adalah hari sabtu. Kebetulan pula saat itu adalah long weekend karena hari Jumat 23 Maret 2012 adalah hari libur nasional. Entahlah, apakah TSM sudah mulai kehilangan pamornya seiring dengan mulai beroperasinya Trans Studio Bandung, atau harganya terlalu mahal, atau memang sehari-harinya memang sepi seperti ini.

Kondisi ini jelas membuat kami senang, karena dengan tidak terlalu ramainya pengunjung, kami bisa bermain sepuasnya di aneka wahana tanpa perlu repot mengantri. Time to play!!!

Secara umum, wahana di Trans Studio Makassar ini jauh dari kata mengerikan. Sangat jauh tingkat ketegangannya jika dibandingkan dengan Dufan. Sepertinya memang wahana-wahana disini lebih diperuntukkan untuk anak-anak. Permainan paling seru tentu saja roller coaster yang di sini diberi nama magic thunder coaster. Selain itu ada juga Dragons Tower yang model permainannya seperti wahana Histeria di dunia fantasi ancol.

Menjelang pukul 2 siang, terdengar pengumuman dari speaker bahwa pertunjukan drama berjudul Cinta dan Keajaiban akan dimulai di Trans Studio Theatre. Terus terang, awalnya kami memandang sebelah mata pertunjukan ini. Apalagi ketika melihat antrian yang cukup panjang di depan trans studio theatre. Rasanya keinginan untuk melihat drama atau apalah itu jadi hilang. Tapi ya, karena memang hampir semua wahana sudah kami mainkan serta kami sendiri tidak tahu harus main apa lagi di siang itu, kami pun tetap ikut mengantri.

Sambil mengantri, kami bisa menikmati alunan musik akustik yang dimainkan oleh seorang gitaris muda. Mengantri pun jadi menyenangkan dan tak terasa pintu theatre pun akhirnya dibuka juga.

Empat puluh menit kemudian, kami menyadari bahwa keputusan untuk tetap mengantri adalah keputusan yang sangat tepat. Sebuah pertunjukan opera yang sangat keren tersaji di depan kami selama sekitar 30 menit. Sebuah cerita ringan yang dipadu dengan koreografi yang cantik serta didukung dengan background dan backsound yang indah. Benar-benar bagus banget.

Dari salah satu kru TSM, kami mendapat info bahwa opera berjudul Cinta dan Keajaiban ini mulai tayang di Trans Studio Theatre sejak 1 Januari 2012. Sebelumnya opera yang dimainkan sekitar 50an pemain ini menampilkan kisah Jason Mencari Cinta. Kami tidak mendapatkan info yang akurat untuk berapa lamanya satu cerita bertahan disini. Tapi yang pasti, setiap tahun, cerita yang ditayangkan berbeda.

Usai menonton, kami dikejutkan oleh satu lagi pertunjukan seru dari para kru TSM yang menari bersama sambil berkeliling layaknya sebuah karnaval. Penonton pun ikut dibuat hanyut dalam keceriaan. Benar-benar konsep yang sangat kerenn.

Jam 3 sore, kami menyudahi kunjungan kami di TSM dengan rasa sangat puas. Memainkan hampir semua wahana (kecuali wahana yang khusus untuk anak-anak tentunya), menikmati alunan musik akustik secara live dan diakhiri dengan menyaksikan sebuah pertunjukan opera yang luar biasa. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi kami di hari sabtu yang sangat indah di kota Makassar ini.

9 thoughts on “Time to play at Trans Studio Makassar

  • 01/05/2012 at 08:37
    Permalink

    Sudah lama gak ke Makassar, sekarang sudah banyak perubahan mulai dari airport, sarana hiburan sampai hotel berbintang.

    “Makassar memang sudah jauh berbenah mas”

    Reply
  • 01/05/2012 at 08:43
    Permalink

    Senengnyaaaaa!
    Saya belum pernah sekalipun ke Trans Studio, baik di Bandung apalagi Makassar…dan kayaknya saya bakal rugi masuk kesana Surya, karena pasti saya nggak mau naik apa-apa…hehe, kalo cuman lihat-lihat aja, buat apa kan ya?
    Tengkyu informasinya, siapa tau ada yang mau kesana, saya bakal bisa ikut ngasih masukan πŸ˜‰

    “He he he.. Ya kalau memang niatnya gak maen, ya sayang mbak uangnya. Mending buat beli makanan.. Sllluurrppp… :)”

    Reply
  • 01/05/2012 at 10:24
    Permalink

    ikutan mbak irma, aku belum pernahke trans studio yang dibandung deket aja belum pernah apalagi di makasar jauh hehehe

    “Someday pasti bisa mbak.. :)”

    Reply
  • 01/05/2012 at 13:58
    Permalink

    owh…tiket masuk TSM lebih murah dibanding TSB ya…
    kalau TSB senin-Jumat 150 rb,weekend 200 rb

    “Lebih murah, lebih sepi, jadi lebih banyak maennya, he he he”

    Reply
  • 01/05/2012 at 14:59
    Permalink

    hm…saya lebih suka rekreasi luar ruang.. *siapa juga yg nanya?haha..*
    eh..pecinta Sandra Dewi kah? klo aku lebih suka Dewi Sandra..*info ga penting* πŸ˜€

    “Kalau aku suka dua2nya mbak, hue hue hue hue.. *ngibrit ngindarin digetok istri*”

    Reply
  • 01/05/2012 at 16:20
    Permalink

    Wah, asik ya, jalan-jalan ke TSM, hehe.. di tunggu di bandung yah, tidak kalah asyiknya kok, banyak pula show nya..

    πŸ™‚ salam kenal.

    “Waduh, disamperin adminnya trans studio bandung nih.. :)”

    Reply
  • 03/05/2012 at 10:56
    Permalink

    whuaaaa…
    seru kayaknya ya Sur…

    Trans studio bandung malahan eykeh belum pernah lho Sur…ckckck…
    *seketika itu juga merasa sangat tidak gaul*

    “Kan katanya emak-emak gaul, kok mendadak minder gini… Bilangnya ga pernah ke trans studio, tapi nanti jalan-jalannya ke korea.. :)”

    Reply
  • 04/05/2012 at 15:08
    Permalink

    OOh transstudio yang itu ya? hehehehe.. belum pernah lah mas. hiks. entah kapan punya waktu jalan-jalan yang jauh :))

    “Pasti someday ada lah mbak… :)”

    Reply
  • 15/05/2012 at 21:02
    Permalink

    Aku udah ke Trans Studio Bandung, hehehe main wahana Vertigo gak mas? diputar 360 derajat diatas bikin sport jantung πŸ˜€

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*